ASN, P3K, dan Honorer Lingkup PB Perdan Melakukan Kerja Bakti Pembersihan Pulau Mansinam. 

Terlihat ASN, Honorer, P3K, serta jajarannya melakukN pembersih ( Foto Alfredo Regoy).

PinFunPapua.com, Manokwari – Dalam menindaklanjuti arahan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw M. Si segenap ASN, Honorer dan P3K dilingkup Pemprov Papua Barat melakukan Kerja bakti pembersihan Pulau Mansinam dalam rangkah memperingati HUT PI Ke-168 Tahun.

 

Pantauan wartawan pinFunPapua.cim, dimana Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Dance Sangkek, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua Barat, Staf Ahli beserta seluruh Pimpinan OPD ikut serta didalam kerja bakti pembersihan Pulau Mansinam. Terlihat pembersihan dilakukan mulai dari tugu pendaratan injil hingga ke patung Tuhan Yesus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Dance Sangkek sekaligus sebagai Ketua Panitia HUT PI ke-168 Tahun mengatakan rapat perdana sudah kita lakukan bersama dengan pihak gereja dalam hal ini klasis wilayah 6 dalam menindaklanjuti arahan Penjabat Gubernur Papua Barat.

 

Perayaan HUT PI ini merupakan ivent Gereja, ivent 5 februari adalah ivent dimana awal peradaban bagi tanah Papua yang di akses melalui semua pihak, bukan orang Kristen saja tapi semua umat dan juga orang lain.

 

Masuknya injil di tanah Papua ini ada campur tangan dari semua komunitas dan teman-teman kita Muslim dan masyarakat adat dari Tidore, sehingga ini bagian-bagian yang harus kita narasikan utuh.

 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Dance Sangkek saat ditemui sejumlah wartawan di Pulau Mansinam, Selasa ( 17/01/2023).

 

Berkat saudara-saudara kita dan Sultan Tidore maka injil bisa mendarat di Pulau Mansinam, dan merupakan suatu awal dari semua tabir kegelapan hilang.

” Saya punya persepsi bahwa Mansinam substansi ritual yang di kelola secara gerejani itu tidak perlu di perdebatkan itu, tetapi momentum 5 February itu momentum spirit kebangkitan semua total Papua. Oleh karena itu entah elemen pemerintahkah, masyarakatkah, sosialkah, gerejakah, komunitas Nusantarakah, lintas agamakah mari kita lihat ini dalam presepsi tonggak kebangkitan, kalau kita bisa memberikan respon yang berimbang, ” ungkapnya.

 

Kita harus bangun spirit atau percaya diri dulu, kita tidak usah bangun yang fisik-fisik, melainkan spirit duku, kita mulai dari Pulau Mansinam. Waktu kita tinggal 19 hari dari sekarang sedangkan Wapres menetapkan untuk hadir dalam HUT PI Ke-168 Tahun tersebut.

 

Hari ini kita serentak mulai melakukan pembersihan Pulau Mansinam dengan melibatkan semua sektor mulai dari ASN Pemprov, ASN Kabupaten, Lintas Agama, TNI, Polri, Masyarakat, Sekolah-Sekolah bahkan Perguruan tinggi.

 

” Wakil Presiden hadir Di Papua Barat dalam moment 5 February bukan hanya sebagai Wakil Presiden saja melainkan sebagian Ketua BP3OK Papua, ” tuturnya.

 

Kami berharap hadir juga 6 Gubernur dimana akan ada konsepsi dan itu nantinya gerej setuju tidak dimana Kami akan berkomitmen dimana Mansinam adalah milik Papua, sehingga semua bisa dikelolah bersama-sama untuk berpartisipasi memberikan dukungan. (PFP-05)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *