Implementasi Dari Berakhlak, Mengukur Tingkat Kesehatan Budaya Organisasi Pada Unit Kerja

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Meklias Werinussa (Foto: Doc PFP)

PinFunPapua.com, Manokwari – Sosial Budaya Kerja berakhlak di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan ada juga survei ASN berakhlak dari Kemenpan-RB, diharapkan Pimpinan OPD bisa hadir

Berakhlak ( berorientasi pelayanan, akuntabel, kompoten, harmonis, loyal, adapti dan kolaborasi ) , sehingga ini materi yang sangat penting untuk kita, mohon untuk diperhatikan karena banyak aplikasi yang harus di ikuti.

Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Meklias Saat ditemui wartawan di pendopo kantor Gubernur PB, Senin ( 3/10/2022).

Untuk kegiatan ahklak ini kegiatan langsung dari Menpan-RB dan di handle untuk di Provinsi oleh Biro Organisasi, dimana ada banyak aplikasi yang harus kita ikuti

” Lebih banyak mendoron bagaimana untuk adanya inovasi baik perorangan ASN itu sendiri kemudian inovasi yang dibuat oleh organisasi,”ungkapnya

Sementara Kepala Biro Organisasi Supriatna Djalimun di konfirmasi melalui telp seluler mengatakan kegiatan yang akan di lakukan itu berkaitan dengan budaya kerja berakhlak. Budaya kerja berakhlak inikan sudah di canangkan oleh presiden pada tanggal 27 Juni 2021 di Jakarta dan harus di laksanakan di seluruh tanah air sampai ke Provinsi Kabupaten.

” Kami di provinsi Papua barat baru akan melakukan sosialisasi berakhlak untuk para pegawai di Pemerintahan Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang akan di laksanakan besok selama sehari ini tindak lanjut dari arahan presiden maupun surat edaran Kemenpan-RB terkait implementasi dari berakhlak ini,” ungkapnya

Kegiatan akan dilaksanakan dengan dua agenda pertama itu kita melakukan sosialisasi dulu, sosialisasi budaya kerja berakhlak, sesi kedua akan dilaksanakan survei budaya kerja berakhlak tindak lanjut dari sosialisasi ini. Narasumber yang akan memberikan materi besok ada 2 orang dari Kemenpan-RB

“Kegiatan ini kami mengundang seluruh OPD termasuk didalamnya ada agen perubahan yang sudah kami bentuk, kemudian ada perwakilan dari Kabag Organisasi dari Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat,” tandasnya.

Harapan dari pemerintah pusat sampai ke kami di daerah supaya setiap ASN ini memahami apa yang menjadi konverlio atau budaya kerja atau apa yang harus di lakukan terhadap akuntabel, kompeten, harmonis, royal, adasi dan kolaborasi. Bisa dilakukan oleh individu kemudian di setiap perangkat daerah karna kegiatan ini juga akan mengukur tingkat kesehatan budaya organisasi yang ada pada unit kerja.

” Kalau orang sudah berakhlak di harapkan budaya kerja itu bisa terapkan sehingga apa yang di harapkan di dalam surat edaran baik dari Kemenpan-RB maupun Kemendagri itu betul-betul di lakukan di tingkat perangkat daerah maupun individu,” tutupnya. (PFP-07)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *