Kapolda Pimpin Penanaman 2.000 Bibit Pohon Di Lahan Mapolda Papua Barat.

Kapolda Papua Barat Daniel Tahi Monang Silitonga saat bersiap menanam bibit pohon matoa. ( FOTO : Aufrida Marisan )

PinFunPapua.com, Manokwari – Kapolda Papua Barat lrjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga secara langsung memimpin penanaman pohon dilahan Mapolda Papua Barat di luas tanah 3 hektar.

 

Penanaman pohon hari ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung Kapolri Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo dari NTT yang dilakukan secara via zoom.

Kata Kapolda program ini merupakan harapan Presiden, penanaman pohon yang dilakukan terutama tumbuhan produktif. Dengan adanya perubahan iklim yang terjadi saat ini berdampak pada produksi pangan, untuk mengantisipasi kelangkaan pangan, kalau seluruh Indonesia semua bergerak untuk melakukan penanaman pohon maka kita akan punya pohon yang banyak dan pada gilirannya pohon itu akan memelihara hidup manusia.

 

” Program ini kami di Polda Papua sudah melaksanakan dari bulan Januari, dan sudah saya wajibkan semua polres harus mempunyai tanaman dan kebun-kebun yang bisa menghasilkan baik itu tanaman jangka pendek tiga bulan enam bulan dan tahunan,” ungkapnya.

Tanaman yang tadi kita bersama-sama tanam itu berupa 2000 pohon Matoa, mangga, Merbau, trembesi, Ketapang kencana, sukun dan jambu yang lima tahun lagi kita akan menikmatinya dan akan memberikan manfaat besar bagi seluruh personil Polda Papua Barat.

 

” Selain itu juga saya akan melakukan program merubah tanaman yang non produktif menjadi tanaman yang produktif. Papua dikenal dengan tanaman buah Matoa yang hidup dimana-mana, kita bisa menikmati buahnya, menghasilkan kayu dan bisa diremajakan,” ucapnya.

Kapolda menambahkan dimana untuk luas 3 hektar tidak semua kita tanam tanaman jangka panjang melainkan sebagian akan kita olah tanaman jangka pendek misalnya singkong, betatas dll sehingga bisa dimanfaatkan oleh anggota kepolisian dan keluarga serta masyarakat di sekitar sini.

 

” Untuk penanaman hari ini baru awal, saya harapkan anggota Polri bisa menanam itu minimal 10 tanaman untuk satu personil, sehingga kalau anggota Polda Papua Barat berjumlah 7421 orang maka dikali 10 maka tanaman yang akan ditanam berjumlah 74 ribu lebih tanaman yang bisa ditanam.

 

” Sehingga 10 tahun berikutnya tanah Papua akan menghasilkan buah-buahan, seperti dulu Manokwari dikenal sebagai kota buah-buahan, sekarang kita tidak dengar lagi Manokwari menghasilkan buah-buahan, dengan 5 tahun kemudian Manokwari akan kembali dikenal dengan sebutan kota buah,” pungkasnya. ( PFP-01 )

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *