Kegiatan Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Penyajian Data Gender dan Anak di Papua Barat

PinFunPapua.com, Manokwari – Dalam semangat penuh syukur, acara pembukaan kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data gender dan anak di tingkat daerah provinsi tahun 2023 berlangsung di Manokwari.

Eduard Toansiba selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Umum dan Otonomi Khusus Setda Papua Barat mewakili PJ Gubernur Provinsi Papua Barat Ali Baham Temongmere dalam sambutannya hadirin diajak merenung atas keberhasilan pembangunan Papua Barat, tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 67,62 poin per 17 Juni 2023.

” Namun, keberhasilan ini belum sepenuhnya merata antara laki-laki dan perempuan. Tantangan pembangunan di Papua Barat masih menyisakan ketidakadilan gender. Pembangunan yang terfokus pada aspek laki-laki menimbulkan masalah pemberdayaan perempuan dan anak. Perlu koordinasi lintas sektor untuk merumuskan kebijakan yang lebih responsif gender, ” ungkapnya.

Menurutnya kegiatan pengumpulan data gender dan anak ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan peranan pemerintah dan mitra kerja. Namun, data statistik gender yang terbatas menyulitkan pengambilan keputusan dalam kebijakan dan program, tidak mampu mencerminkan dinamika kehidupan perempuan dan laki-laki secara menyeluruh.

” Kesetaraan dan keadilan gender masih jauh dari harapan. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi tanggung jawab pemerintah, namun ini harus menjadi perhatian seluruh komponen pemerhati dan pengambil kebijakan di daerah. Papua Barat sebagai daerah otonomi membutuhkan kebijakan berperspektif gender untuk pembangunan yang lebih adil dan efektif,” tuturnya.

Gubernur berharap kegiatan ini memacu pembangunan daerah dengan lebih baik. Peran pemerintah dan mitra kerja penting dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak. Pemerintah Provinsi Papua Barat mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah memberikan wawasan selama kegiatan ini berlangsung.

” Semoga informasi yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak serta mengantarkan kemajuan bagi masyarakat Papua Barat,” pungkasnya. ( PFP-04 )

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *