Masuk Kantor, Pemprov PB Mulai Terapkan Scan QR Peduli Lindungi

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat, Melkias Werinussa, SE., MH. ( Foto : Alfredo Regoy )

PinFunPapua.com, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 dan juga meningkatkan kesadaran ASN untuk melakukan Vaksin baik itu dosis II dan Booster I.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam meningkatkan kesadaran ASN dilingkup Pemerintah Provinsi untuk mau melaksanakan vaksin, dengan memasang Scan QR ( Quick Response) lewat Peduli lindungi sebelum masuk dalam lingkungan kerja untuk melakukan absen.

Scan QR Peduli lindung menjadi atensi Gubernur Papua Barat bahkan menjadi atensi Nasional. Kenapa, karena kita punya kesembuhan secara nasional tinggi, tetapi vaksin masih sangat rendah, ada tiga Provinsi yang vaksinnya masih rendah yakni wilayah Papua, Maluku dan Papua Barat

Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Barat Melkias Werinussa saat ditemui wartawan di lapangan Gor Sanggeng, Jumat (6/01/2023).

Kata Melkias kita di Papua Barat khususnya Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw perlu adanya perubahan mindset tentang vaksin

” Masyarakat di Kabupaten-kabupaten tersebut telah menerima stigma negatif tentang vakain, sehingga mereka enggan untuk melakukan vakainasi, ada kekhawatiran tentang vaksin, namun nanti akan kita dorong lagi untuk vakainasi, “ungkapnya.

Melkias menambahkan dimana selain masyarakat yang vaksinnya rendah para ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat juga masih rendah.

” Sehingga untuk meningkatkan kesadaran ASN untuk melakukan vaksinasi maka akan diterapkan Scan QR Peduli Lindungi sebelum memasuki Kantor. Kalau memang belum vaksin maka ASN tersebut hanya bisa diluar ruangan tidak bisa melakukan Absen maka akan berpengaruh pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), harus taat dan mau untuk di vaksin maka TPPnya akan dibayar, ” tandasnya. (PFP-06)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *