Melkias: Menyoroti Peserta Apel Yang Enggan Mengikuti Apel

PinFunPapua.com,Manokwari – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Meklias Werinussa secara langsung memimpin apel ASN di lingkup Pemprov Papua Barat, Jumat ( 30/09/2022 ).

Pantauan wartawan PinFunPapua.com dimana terlihat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Meklias Werinussa saat memimpin Apel Sedang Memarahi ASN yang sedang berdiri-berdiri di bawah pohon.

Saat memimpin apel Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat menyoroti tentang peserta apel, dan ada beberapa catatan Sekda yang harus menjadi perhatian seluruh Pimpinan Organisasi di lingkup Pemprov Papua Barat.

” Melkias Werinussa menegaskan apel ini merupakan upacara mini, jadi kita harus menghargainya, apel ini merupakan komunikasi satu arah, kebetulan kita yang berdiri saat ini hanya kerucut-kerucut, kalau Gubernur yang berdiri pastinya beda, harusnya posisi ini disamakan. Semua harus belajar, sebab suatu waktu bapak/qibu akan berdiri di depan sini untuk memimpin ASN yang ada di Lingkungan Pemprov Papua Barat,” tegasnya.

Kata Melkias kalau memang tidak mau ikut apel tidak usah masuk di lapangan apel, itu lebih aman, dan tertib. Lihat TNI,Polri begitu masuk jam apel tidak ada lagi yang masuk apel, tinggal diluar sampai apel selesai dilaksanakan. Kita ini punya hati dan pikiran, jadi kalau masuk di lapangan apel, maka sudah siap untuk mengikuti apel dan mendengar arahan yang disampaikan oleh Pembina apel. Kalau tidak mau ikut apel yach tidak usah masuk di lapangan ini,” katanya.

Lebih lanjut Meklias mengatakan saya selalu bilang sama staf saya kalau anda tidak mau kerja, kursi-kursi ini bisa bekerja dengan saya, kalau kita mau rasional dengan komputer sekarang kita cukup bawa orang saja untuk kerja di kantor, itu bisa mengerjakan segala hal.

” Jadi mari kita saling menghormati, menjaga satu dengan yang lain. Apel ini untuk membina jiwa korsa kita, untuk menjaga kebersamaan kita, hubungan baik antara kita itu perlu untuk di jaga, sehingga saling menghargai satu dengan yang lain,” tuturnya. (PFP-07)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *