Menteri Pertanian SYL Mencanangkan Penanaman Padi Sawah, Bukan lagi Indonesia untuk Papua tetapi Papua untuk Indonesia

PinFunPapua.com, Manokwari – Mentri Pertanian (Mentani) RI, Prof. Dr. H.Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H canangkan Penanaman padi Sawah, Gerakan pengembangan komoditi pertanian di Papua Barat dalam Semangat Gerakan  pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Mentri yang didampingi Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (purn) Drs Paulus Waterpauw M.Si dan Bupati Manokwari Hermus Indou SIP.,MH , Selasa (25/10/2022) di Kampung Desai, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, melakukan penanaman padi di lahan sawah seluas 850 hektar.

“Papua indah bangat, matahari naik dari timur sini, anginnya bertiup terus, airnya ada di mana mana, alamnya subur, itu tanda kepedulian Tuhan kepada kita,”kata Syahrul Yasin

“Inayah Allah Papua adalah sebuah kekuatan bangsa menghadirkan kebiasaan rakyatnya yang baik di mata masyarakat dan negara,”ucapnya lagi.

Menurut Syahrul, Potensi pertanian Papua Barat yang luar biasa menjadi modal paling besar untuk menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat yang lebih baik di masa depan.

“Saya pernah jadi camat 4 tahun 6 bulan 25 tahun jadi kepala daerah saya merubah UU otonomi daerah. Tidak pernah andalkan APBN tapi semangat dan kemauan ini bisa jadi contoh,”ujarnya

Jika kepala daerah dari Bupati, Gubernur dan DPRDnya mau dan betul-betul berpihak kepada rakyat mari perbaiki semua kekurangan, pasti dalam waktu singkat rakyat bisa melihat kesejahteraan.

“Saya memimpin Sulawesi selatan selama 10 tahun pertumbuhan ekonomi Sulsel tidak pernah dibawah 7,2 persen. Semua itu dari hasil pertanian,”tutur Mentri Syahrul.

Ingat bahwa, bukan lagi Indonesia untuk Papua tetapi Papua untuk Indonesia.

“Memang saya terlalu yakin dengan melihat apa yang ada, semangat Bupati luar biasa. Sehingga dengan semangat itulah, kemauan itulah dengan tekad itulah dan penuh kekompakan atas nama kemanusiaan agama dan bangsa maka kemajuan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat pasti akan terwujud,”bebernya.

“Untuk itu, jangan terlalu lama menunggu, karena pertanian itu hasil produksinya bervariasi dari 1 hingga 7 bahkan 1 tahun tinggal dipilih saja. Saya bersama bapak Gubernur akan mendorong ini untuk lebih baik,”tandas Mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Sementara, Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (purn) Drs Paulus waterpauw M.Si mengatakan, pencanangan tanam padi sawah ini, sesuai instruksi presiden kepada pemerintah daerah untuk mengantisipasi kondisi krisis yang sedang dihadapi negara dan masyarakat saat ini.

“Sehingga masyarakat diimbau untuk memanfaatkan lahan tidur atau lahan yang belum digarap sama sekali oleh masyarakat itu sendiri,”kata Pj Waterpauw dihadapan Mentri Pertanian.

Menurut ia, instruksi tersebut merupakan suatu hal positif dalam mendorong masyarakat dan pemerintah di daerah untuk wajib hukumnya memanfaatkan pekarangan, terutama pada momen Pencangan tanam padi ini.

“Saya bangga dan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran bapak Mentri ke Manokwari Papua barat,”kata Pj Waterpauw.

Apresiasi ini juga termasuk, pemerintah Indonesia melalui Kementrian pertanian telah mendapat penghargaan berupa sistem pertanian pangan tangguh dan beras tahun 2019- 2021.

“Ini kado ulang Tahun Indonesia ke 77 tahun, dengan tema Indonesia tangguh Indonesia unggul. Bisa ditambah lagi pangan aman, negara kuat,”ungkap Pj Waterpauw.

Selain itu, Pemprov juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Mentri Pertanian dan jajaran yang terus memberikan kebijakan alokasi anggaran oleh satuan kerja DIPA APBN kepada dinas pertanian di provinsi Papua barat dan kabupaten kota.

Tentu kebijakan tersebut akan menjadi motivasi untuk terus melakukan kegiatan peningkatan produksi komoditi pertanian dan perkebunan di Papua barat.

Karena lebih lanjut Pj Gubernur, program kegiatan pertanian juga ikut menjaga stabilitas ketersediaan stok pangan di provinsi Papua barat dan telah ikut menekan terjadinya peningkatan inflasi. (PFP-05)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *