Peringatan HUT PI ke-169: Ketua MRPB Apresiasi Dukungan Keamanan dan Ajak Masyarakat Jaga Harmoni Bersama

PinFunPapua.com, Manokwari – Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson Ferdinandus Waprak Memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Barat Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P. , Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jendaral TNI Ilyas Alamsyah Harahap SE,M, Kabinda Papua Barat Mayjen TNI Daru Cahyono atas dukungan yang signifikan dalam menyelenggarakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perkabaran Injil (PI) ke-169 yang berjalan dengan aman dan kondusif.

Ucapan terima kasih juga Kepada Ketua Sinode, Ketua Panitia HUT PI ke 169, Seluruh Pendeta yang bertugas dan seluruh warga masyarakat yang hari ini mengambil bagian dalam perayaan HUT PI Ke 169 Tahun  di Pulau Mansinam dalam menjaga keamanan dan kelancaran acara HUT PI ke-169,” ujar Ketua MRPB.

Kota Manokwari, yang disebut sebagai Kota Injil, diharapkan tetap aman dan berwibawa sebagai bagian dari komitmen untuk menjadi terang bagi masyarakat Papua.

Ketua MRPB menegaskan bahwa keberlanjutan kondisi ini adalah hasil dari ikatan spiritual yang diakui oleh kita sebagai umat Tuhan.

“Dalam upaya bersama menghadapi Pesta Demokrasi di Tanah Injil Papua Barat, mari kita semua solid dalam menjaga keamanan daerah sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Ketua MRPB juga mengajak masyarakat Papua Barat untuk tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama pihak keamanan yang bertugas, dengan harapan agar kedamaian dan kesejahteraan tetap terjaga.

“Marilah kita, masyarakat Papua Barat, bersama-sama menjaga keamanan demi kenyamanan bersama. Mari menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan daerah yang aman dan damai,” ajaknya.

Dalam konteks apresiasi, MRPB menyampaikan terima kasih kepada Bapak PJ Gubernur Papua Barat sebagai tuan rumah, serta Gubernur Papua Tengah dan Papua Pegunungan, atas bantuan iman yang diberikan kepada Pihak GKI di tanah Papua dan pengelola situs Masinam.

“Terimakasih atas bantuan iman yang diberikan oleh Bapak PJ Gubernur Papua Barat dan Gubernur Papua Tengah serta Papua Pegunungan. Ini merupakan tanda perhatian kepada kami, orang Papua, dalam sejarah besar keagamaan,” ungkap Ketua MRPB.

” Dalam pesan penutup, MRPB menekankan pentingnya menjaga dan melindungi sejarah, sejarah penting, serta situs-situs peradaban agama lain dan adat di Papua Barat untuk menjaga keberagaman budaya dan agama sebagai bagian integral dari sejarah daerah tersebut, ” pungkasnya. ( PFP-01 )

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *