Pj Gubernur PB Akan Mengevaluasi Kinerja Inspektorat Papua Barat

Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat Drs Paulus Waterpauw. ( FOTO : Alfredo Regou)

PinFunPapua.com, Manokwari– Gubernur Papua Barat Komjen Pol (purn) Drs Paulus Waterpauw M.Si menegaskan akan segera mengevaluasi kinerja inspektorat Papua Barat.

Hal itu diungkapkan Pj Gubernur Papua Barat, Kamis (15/12/2022) saat dikonfirmasi media ini melalui telp selulernya.

Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Drs Paulus Watwrpauw mengatakan beberapa pengaduan dari masyarakat yang terkait dengan kinerja inspektorat juga sudah diterimanya.

“Dalam waktu dekat saya akan melakukan evaluasi. Karena kalau menurut saya jika kinerja bagus ya kita akui bagus kalau tidak ya bilang tidak begitu ya,”tegas Pj Waterpauw

Ia menuturkan, Inspektorat harus menjalankan tugas sebagai mata dan telinga dari pimpinan, sekecil apapun tugas tersebut harus wajib dilaporkan kepada pimpinan.

“Saya melihat memang persoalan-persoalan yang terkait dengan kinerja harus menginformasikan kepada pimpinan bukan didiamkan sendiri. Itu yang budaya kerja inspektorat kita belum ke arah sana,”tandas Pj Gubernur.

Ia pun menyebut kebiasaan inspektorat dalam menjalankan tugasnya, harus diminta terlebih dulu baru dilaporkan.

“Kalau seperti ini kinerjanya kan kurang bagus. Sudah banyak informasi pengaduan dari masyarakat yang saya dengar. Sebagai pimpinan saya akan tetap melakukan evaluasi,”ucapnya

Sementara, salah satu advokat pemerintah provinsi Papua Barat Yan Christian Warinussy memberikan apresiasi kepada Pj Gubernur Papua Barat yang akan mengevaluasi kinerja inspektorat Papua Barat.

“Saya mengusulkan secara kongkrit agar pejabat kepala inspektorat Papua Barat dievaluasi atau bila perlu dicopot dari jabatannya,”tegas Warinussy.

Ia menilai, selama ini dalam memberikan pernyataan pers terhadap beberapa kasus menurut Warinussy tidak memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Pejabat kepala inspektorat perlu dievaluasi dan dicopot dari jabatan. Demikian halnya dengan para penyelidiknya yang tidak memiliki kapasitas untuk bisa melakukan tugas-tugas itu dengan baik. Saya kira itu harus dievaluasi dan dimutasikan dari jabatannya sehingga perlu ada penyegaran juga,”tandas direktur LP3BH ini. (PFP-05)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *