Wapres sebut PT Freeport akan bangun Smelter di Papua Barat

PinFunPapua.com, Fakfak -Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa PT. Freeport Indonesia akan membangun pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau Smelter konsentrat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

“Freeport rencananya bangun Smelter di Kabupaten Fakfak,” kata Wapres usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang terbuka hijau di Kabupaten FakFak, Jumat (14/7).

Ia mengatakan, pemerintah sudah melakukan beberapa langkah yang pertama secara pembangunan lapangan terbang sudah selesai. Rencananya akan diresmikan oleh Bapak Presiden sekitar Agustus atau September.

“Kemudian pabrik pupuk Kaltim untuk memenuhi kebutuhan khusus Fakfak dan sekitarnya,” ungkap Wapres.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan sesuai arahan Presiden dan Wapres dalam rapat kabinet memindahkan pabrik pupuk Kaltim dari Bintuni ke Fakfak atas arahan Presiden dan Wapres dalam rangka pemerataan pertumbuhan ekonomi.

“Kedepan insyaallah tolong doakan Freeport akan membangun smelter di Papua sebagai bentuk komitmen perpanjangan dan rencananya di Fakfak,” ujarnya.

Dari semua kabupaten di Papua, katanya, yang paling banyak diturunkan proyek dalam rangka pembangunan salah satunya di Fakfak. Jadi tidak perlu meragukan kecintaan Wapres untuk Fakfak.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw menegaskan apa yang menjadi arahan Presiden, Wakil Presiden, dan para menteri, pemerintah Provinsi Papua Barat akan terus berupaya mendorong agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai kebijakan yang sudah turun di Papua Barat dilakukan untuk mengimbangi daerah lain di Indonesia.

Papua itu ada daerah tertentu yang saat ini taat dan juga dengar-dengaran kepada negara serta mengejar ketertinggalan dari saudara yang lain di Indonesia. Itu penting karena wilayah konflik jangan dibawa ke Papua Barat karena kami tidak mengenal barang itu, ” tandas Gubernur.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *