Yayasan Pison Berkat Papua Mulai Mengembangkan Yayasannya Ke Kampung-kampung

Ketua Yayasan Pison Berkat Papua Williy Rumbewas saat didampingi Pengurus kampung Inggandi Saat melakukan pertemuan bersama warga masyarakat Kampung Inggandi Menmotjhon ( FOTO : Aufrida Marisan )

PinFunPapua.com, Manokwari –  Yayasan Pison Berkat Papua, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM ) Blessing Papua mulai mengembangkan yayasan dengan membuka Paud dan PKBM di kampung Pemekaran Inggandi Menmotjhon.

Paud  Blessing Papua membuka kelas Kelompok bermain dari usia 2-3 tahun, TK Kelompok A  dari usia 4-5 tahun dan TK Kelompok B dari usia 5-6 tahun, sedangkan untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM ) Blessing Papua  membuka program layanan Paket A ( Setara SD ), Paket B ( Setara SMP ) dan Paket C ( Setara SMA ) untuk mereka yang putus sekolah.

Ketua Yayasan  Pison Berkat Papua  Willy Rumbewas saat ditemui wartawan mengatakan yayasan didirikan tahun 2021 beralamatkan jln Waimob Swapen RT 004/ RW 013 Manokwari, didirikannya Yayasan ini karena keprihatinan kami kepada pendidikan khususnya anak Usia dini dan mereka yang putus sekolah, Yayasan sudah berjalan tiga tahun.

Ketua Yayasan Pison Berkat Papua Willy Rumbewas

“ Misi kami bergerak di dunia pendidikan, karena kami sangat tersentuh dengan pendidikan yang ada di Papua khususnya di Kabupaten Manokwari. Yayasan Pison Berkat Papua mempunyai dua Program yakni Pusat Kegiatan Pembelajaran Masyarakat ( PKBM ) dan juga Pendidikan Anak Usia Dini  ( PAUD ),” ungkap Willy

Kata Willy dimana PKBM pembelajaran akan dilakukan tatap muka dan live steraming untuk pembelajaran sesuai kurikulum  dan ada juga proses pembelajaran muatan lokal dimana nantinya akan diajarkan memasak dan memuat berbagai kue.  PKBM sendiri  ada untuk mereka yang putus sekolah yang mau melanjutkan agar mendapatkan ijasah agar bisa melanjutkan kejenjang pendidikan selanjutnya.

“ Willy menambahkan  yayasan kami Pison Papua mengapa harus membuka program pendidikan bagi anak-anak baik di PKBM maupun di PAUD pertama untuk PKBM karena kami melihat dan merasa terbeban dengan anak-anak kami khususnya di kota Manokwari yang pengangguran,  jalan tanpa sebuah pegangan dalam hidup mereka mengenai pendidikan, sehingga ketika melintas dijalan-jalan kita lihat banyak anak-anak yang terlibat narkoba, melakukan perampokan, dan mabuk sehingga ini menyentuh kami di lembaga sehingga  membuat tujuan kami untuk membuka sekolah ini,” tambahnya.

Harapan kami dengan adanya Yayasan kami bisa merangkul  mereka agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak sama dengan anak-anak yang ada di sekolah formal, sehingga paket atau PKBM ini adalah salah satu solusi untuk anak-anak yang ada di Manokwari dan juga terbuka untuk Papua dimana kalau Tuhan sayang kita bisa menjangkau semua.

“ Anak-anak yang sudah terlanjur terjerumus didalam hal-hal negatif kami bisa rangkul kembali untuk mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik lewat pendidikan yang kami tawarkan.,” harapnya.

Selaku ketua Yayasan saya mau menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ada di kabupaten Manokwari terlebih khusus untuk tidak perlu khawatir dengan adanya sekolah Paket A, B, dan C, sekolah paket ini adalah sekolah yang sudah diakui oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sehingga sekolah paket ini ijasah yang akan diberikan sudah sangat sah dan legal untuk dapat digunakan untuk mencari kerja dan lain sebagainya. Sehingga untuk semua warga tidak usah ragu untuk ijasa paket karena itu sudah sah.

 

Program Paket layanan  yang kami siapkan ada  Paket A ( setara SD ), Paket B ( setara SMP ) dan Paket C ( Setara SMA ), selain itu kami juga mempunyai  Program Paud Blessing Papua yang sudah berjalan 1 tahun  dengan meluluskan 80 siswa TK B kejenjang SD, untuk PAUD Blessing Papua sendiri kita  menerima Kelompok Bermain ( Playgroup ) usia 2-3 tahun, TK A usia 4-5 tahun dan TK B usia 5-6 tahun

Sementara Pengurus Kampung Pemekaran Inggandi Menmetjhon Adam Bugis mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pison Berkat Papua yang dengan niat baiknya membuka  cabang PAUD dan PKBM untuk paket A,B dan C di kampung pemekaran ini.

“ Pada prinsipnya kami warga kampung mendukung penuh apa yang dilakukan oleh yayasan dan kami menganggap pendidikan ini sangat penting bagi anak-anak kita yang ada di kampung pemekaran dan PKBM bagi saudara-saudara kita yang mungkin belum menyelesaikan pendidikannya di bangku SD, SMP dan SMA,” tuturnya

Dengan pendidikan anak-anak kita dapat merubah nasib masa depan mereka kedepan dan menambah wawasan mereka tentang dunia pendidikan.

 

“ Harapan saya dengan adanya PAUD dan PKBM yang di buka ini kedepannya bisa membantu warga kami tidak harus jauh-jauh membawa anak-anak mereka untuk bersekolah dan menambah minat anak-anak untuk dapat mengenal pendidikan usia dini dan untuk saudara-saudara yang putus sekolah agar bisa mengikuti paket A,B dan C,” harap Adam. ( PFP-01 )

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *