MANOKWARI, PinFunPapua.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Yacob Fonataba, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat masih menunggu kepastian jadwal pelantikan gubernur yang akan ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal ini disampaikan setelah mengikuti rapat virtual (zoom meeting) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
“Dalam rapat tersebut, Pak Mendagri menegaskan bahwa pelantikan gubernur akan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan. Prosesnya harus menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terlebih dahulu, baru kemudian ada rentang waktu yang ditentukan untuk pelantikan,” ujar Yacob di Manokwari.
Menurutnya, setelah keputusan MK keluar, hasilnya akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam waktu tiga hari, lalu dilanjutkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) selama tiga hari berikutnya. Secara keseluruhan, proses ini diperkirakan memakan waktu lebih dari 12 hari sejak penetapan MK.
“Prediksi sementara, pelantikan 22 gubernur, termasuk Gubernur Papua Barat, akan dilakukan pada 20 Februari 2025. Namun, kita masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat apakah jadwal tersebut tetap atau mengalami perubahan,” jelasnya.
Yacob menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat masih menunggu radiogram atau surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai dasar pelaksanaan pelantikan.
“Hasil rapat tadi telah memberikan estimasi waktu, kemungkinan besar pelantikan kepala daerah dilaksanakan pada 20 Februari. Namun, kepastian tanggal dan waktunya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” ungkapnya.
Terkait rencana penyambutan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang baru, Yacob menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mengagendakan persiapan tersebut. Namun, jadwalnya tetap menyesuaikan dengan keputusan dari pusat.
“Jika pelantikannya memang pada 20 Februari, kami akan menunggu arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat mengenai kapan mereka kembali ke Manokwari. Setelah itu, baru kami menyusun jadwal penjemputan dan acara lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Papua Barat telah siap melaksanakan seluruh rangkaian acara pelantikan dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Penjabat Gubernur Papua Barat serta Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat terpilih untuk periode 2024–2030. Bahkan, tim yang dibentuk oleh partai politik mereka juga telah berkoordinasi dengan kami. Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat sudah siap,” pungkasnya. (Dhy)
