MANSEL, PinFunPapua.com– Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat (Aslog Kasad), Mayor Jenderal TNI Adisura Firdaus Tarigan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XVIII/Kasuari. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memastikan bahwa pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 805/Ksatria Satya Waninggap (KSW) akan berjalan sesuai rencana pada tahun ini.
Kedatangan Aslog Kasad beserta rombongan di Bandara Rendani, Manokwari, disambut langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub. Int., M.H.I., didampingi Kasdam dan sejumlah pejabat Kodam XVIII/Kasuari. Setelah penyambutan, rombongan langsung bergerak menuju Manokwari Selatan untuk melakukan peninjauan.

Dalam kunjungannya, Mayjen TNI Adisura didampingi oleh sejumlah pejabat TNI AD, termasuk Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Juniras Lumban Toruan, S.Sos., M.Si., Danrindam, serta pejabat lainnya. Ia menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana Rindam XVIII/Kasuari guna mendukung proses pembinaan dan pelatihan prajurit di wilayah Papua Barat.
“Rencana pembangunan akan dilaksanakan tahun ini. Untuk penganggarannya dan pengerjaannya berasal dari Kementerian Pertahanan. Dari hasil peninjauan, kondisi lahan sudah siap dan tidak banyak hambatan. Pembangunan akan mulai berjalan tahun ini, tetapi penyelesaiannya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun mengingat kebutuhannya sangat banyak,” ujar Mayjen TNI Adisura.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa fasilitas di Rindam XVIII/Kasuari masih perlu ditingkatkan, baik dari segi kualitas bangunan maupun kelengkapan alat perkantoran.
“Batalyon 805 dan batalyon-batalyon lainnya saat ini masih dalam proses penyiapan personel serta perencanaan kebutuhan fasilitasnya,” tambahnya.
Sebagai Aslog Kasad, Mayjen TNI Adisura menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mengecek secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta kelengkapan alat di Rindam XVIII/Kasuari dan Yonif 805 yang baru dibentuk pada tahun lalu. Ia menyoroti keterbatasan fasilitas yang dimiliki satuan tersebut dan menegaskan perlunya perhatian lebih untuk meningkatkan kesiapan operasionalnya.
Yonif TP 805/Ksatria Satya Waninggap merupakan bagian dari upaya penguatan satuan tempur di wilayah timur Indonesia. Pembangunan satuan ini diharapkan dapat meningkatkan pertahanan dan stabilitas keamanan, khususnya di Papua Barat.
Selain melakukan peninjauan infrastruktur, Mayjen TNI Adisura juga berinteraksi langsung dengan para prajurit serta tenaga pendidik di Rindam XVIII/Kasuari. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi serta menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan.
Dengan adanya perhatian dari pimpinan TNI AD, diharapkan pembangunan Yonif 805 dan penguatan Rindam XVIII/Kasuari dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi keamanan dan ketahanan wilayah Papua Barat.(red/rls)
