07MANOKWARI, PinFunPapua.com – Proses verifikasi dan seleksi administrasi terhadap 1.002 tenaga honorer yang formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat masih terus berjalan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat, Herman Sayori, menjelaskan bahwa tahapan pengumpulan berkas telah dilaksanakan, namun masih terdapat berkas dari sejumlah honorer yang belum lengkap.
“Berkas-berkas yang belum lengkap kami kembalikan kepada yang bersangkutan melalui OPD masing-masing untuk segera dilengkapi. Untuk hasilnya telah ada dalam waktu satu dua hari kedepan saya akan laporkan secara resmi kepada Bapak Gubernur,” ujar Herman Sayori saat ditemui awak media di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (4/7/2025).
Menurutnya, dalam satu hingga dua hari ke depan, pihak BKD akan bertemu dengan Gubernur Papua Barat untuk menyampaikan hasil seleksi administrasi tersebut. Selanjutnya, laporan itu akan diteruskan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) guna menetapkan nama-nama honorer yang memenuhi syarat untuk formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Bagi para tenaga honorer yang telah melengkapi berkas, kami mohon untuk tetap bersabar. Proses ini membutuhkan ketelitian karena menyangkut masa depan dan regulasi dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Sayori juga menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penetapan 1.002 nama yang masuk dalam formasi CPNS maupun PPPK sepenuhnya berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yaitu Gubernur Papua Barat. Pihak BKD, kata dia, hanya berperan sebagai pelaksana teknis dalam pengumpulan dan verifikasi berkas. ( red/rls)
