Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Teluk Wondama menggelar kegiatan pemasangan bendera Merah Putih di sepanjang jalan protokol
TELUK WONDAMA, PinFunPapua.com – Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Teluk Wondama menggelar kegiatan pemasangan bendera Merah Putih di sepanjang jalan protokol. Aksi tersebut berlangsung pada Senin (11/8/2025) dan menyasar wilayah Distrik Rasiei, Distrik Wondiboi, hingga Distrik Wasior.
Pemasangan bendera dimulai dari pertigaan perkantoran Pemerintah Daerah Distrik Rasiei, lalu membentang di sepanjang jalan protokol utama hingga ke pusat Distrik Wasior. Jalur tersebut menjadi etalase semangat nasionalisme yang terpampang jelas bagi warga dan pengguna jalan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Teluk Wondama, Elsya Auri, S.E., M.M.; Wakil Bupati Anthonius A. Marani, S.I.P., Kp; Dandim 1811/TW Letkol Inf. Budi Setiadi, S.I.P.; Kapolres Teluk Wondama AKBP Bayu Dewasto, S.H., S.I.K., M.M.; jajaran TNI–Polri; aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Teluk Wondama; serta masyarakat setempat.

Kapolres Teluk Wondama, AKBP Bayu Dewasto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas Forkopimda bersama masyarakat dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menurutnya, momentum HUT RI bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga pengingat akan nilai persatuan dan perjuangan bangsa.
“Pemasangan bendera Merah Putih ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya persatuan, kebersamaan, dan menghargai jasa para pahlawan. Kegiatan ini menjadi simbol tekad bersama untuk menuju Indonesia Maju 2045,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat dan pemerintah daerah bahu-membahu menghias jalan protokol. Pemandangan ribuan bendera yang berkibar di Teluk Wondama diharapkan menjadi penyemangat dalam menjaga persatuan, memperkuat rasa nasionalisme, serta memupuk optimisme menyongsong masa depan bangsa. (red/rls)
