Manokwari, PinFunPapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar kegiatan Kick Off Gerakan Pangan Murah sebagai langkah strategis menstabilkan harga beras di pasaran. Program ini merupakan wujud sinergi antara Polda Papua Barat dan Perum Bulog Cabang Manokwari dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan beras (SPHP). Kegiatan tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam pelaksanaan di Manokwari, Bulog Cabang Manokwari bersama Polda Papua Barat menyiapkan 16 ton beras SPHP yang dijual langsung kepada masyarakat. Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Yosi Muhamartha, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga kestabilan harga beras, memastikan ketersediaan pasokan, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk menstabilkan harga beras di pasaran, menjamin ketersediaan, dan memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk membeli beras dengan harga terjangkau,” ujar Brigjen Pol Yosi.
Ia menjelaskan, Polda Papua Barat telah menyiapkan tujuh titik lokasi Gerakan Pangan Murah yang tersebar di setiap Polres jajaran, termasuk di lingkungan Polda Papua Barat. Program ini mulai digelar hari ini dan akan berlangsung hingga Desember 2025. Papua Barat termasuk dalam zona 3 wilayah Indonesia, dengan harga beras SPHP yang dipatok sebesar Rp60.000 per karung isi 5 kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga eceran di pasaran yang mencapai Rp67.000.
“Harga ini tentu berbeda dengan wilayah lainnya, karena disesuaikan dengan kondisi dan jarak distribusi masing-masing daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Manokwari, Sheika Itawaty, mengungkapkan pihaknya menargetkan distribusi rata-rata 750 ton beras per bulan. Saat ini, penyaluran beras SPHP telah mencapai 77 ton yang tersebar melalui kerja sama dengan TNI-Polri, BUMN, dan pengecer.
“Program ini sangat membantu, terutama karena kepolisian dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil dengan harga yang berada di bawah harga eceran tertinggi,” kata Sheika.
Dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan Bulog berharap harga beras di Papua Barat dapat terjaga stabil, pasokan aman, dan masyarakat mendapatkan akses pangan yang lebih terjangkau hingga akhir tahun. (JANU)
