0-0x0-0-0#
MANOKWARI, PinFunPapua.com — Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., menyerahkan secara langsung 32 buku tabungan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Jalur Aspirasi Masyarakat di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Keratindo Manokwari, Papua Barat.
Kegiatan penyerahan berlangsung di aula kampus STIMIK Keratindo, dan dihadiri oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIMIK Manokwari, Yammse Batkunde, S.E., M.Si., para mahasiswa penerima KIP, serta orang tua mereka. Menariknya, 99 persen penerima bantuan KIP Kuliah jalur aspirasi ini merupakan putra-putri asli Papua, yang berkomitmen menempuh pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Dr. Filep Wamafma menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah nasib dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua.
“Beasiswa ini saya perjuangkan langsung di Jakarta karena saya tahu banyak adik-adik di Papua yang ingin kuliah tetapi terkendala biaya. Karena itu, saya minta kepada menteri agar bisa membantu mereka melalui program KIP ini,” ujar Filep.

Ia berpesan kepada para mahasiswa agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab, bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
“Gunakan dana KIP untuk kebutuhan kuliah dan kehidupan sehari-hari. Jangan digunakan untuk hal yang tidak penting. Bantuan ini diberikan agar kalian bisa fokus belajar dan mencapai cita-cita. Jangan sampai setelah menerima KIP sebesar Rp7.500.000, malah menjadi malas kuliah,” tegasnya.
Menurut Filep, penyaluran KIP Kuliah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tanah Papua serta mendukung pelaksanaan program prioritas nasional “Papua Cerdas”. Program tersebut bertujuan memastikan generasi muda Papua memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan merata.
Sementara itu, salah satu orang tua mahasiswa penerima KIP menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Filep Wamafma dan pemerintah atas kepedulian terhadap dunia pendidikan di Papua Barat.
“Saya pribadi berterima kasih kepada Bapak Ketua Komite III DPD RI yang telah memperjuangkan bantuan KIP Kuliah ini. Bantuan ini sangat meringankan beban biaya selama anak kami menempuh pendidikan,” ujarnya.
Melalui program KIP Kuliah jalur aspirasi ini, diharapkan semakin banyak anak muda Papua yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala ekonomi, serta menjadi SDM unggul yang mampu membangun Papua Barat di masa depan.
(JN)
