FAKFAK,PinFunPapua.com – Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Bersama Ita Mancia Kokas (Katong Orang Kokas), bekerja sama dengan Pemerintah Distrik Kokas serta pemerintah kampung se-Distrik Kokas, resmi memulai distribusi perdana hasil pertanian dan perikanan masyarakat melalui skema kemitraan, Minggu (8/2/2026).
Distribusi perdana ini ditandai dengan penerimaan sekaligus pengiriman pertama komoditas lokal masyarakat Kokas yang telah terikat kontrak kerja sama dengan PT Huatong Services Indonesia (PT HSI) sebagai mitra distribusi. PT HSI sendiri menangani suplai kebutuhan logistik (sesmik) untuk wilayah Kokas dan Sorong Selatan.
Ketua Bumkam Bersama Ita Mancia Kokas, Abdul Tanggih Iriwanas, mengatakan langkah tersebut menjadi titik awal penyaluran potensi besar masyarakat Kokas, khususnya di sektor pertanian dan perikanan yang selama ini belum dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Pada tahap awal distribusi, komoditas yang dikirim masih didominasi hasil pertanian segar, seperti kangkung, sawi, labu siam, tomat, rica atau cabai, jeruk, serta berbagai jenis sayuran lainnya. Sementara dari sektor perikanan, masyarakat memasok ikan komo dan ikan asar sebagai produk unggulan lokal.

Selain itu, sejumlah komoditas lain seperti ayam potong dan daging sapi sebenarnya telah masuk dalam daftar permintaan pasar. Namun, pengirimannya akan dilakukan pada tahap selanjutnya menyesuaikan kesiapan produksi masyarakat.
Meski baru tahap awal, volume distribusi saat ini baru mencapai sekitar 10 hingga 15 persen dari total potensi produksi masyarakat Kokas. Karena itu, distribusi perdana ini lebih difokuskan pada pembuktian kualitas produk sebagai jaminan bagi mitra kerja sama, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas ke depan.
“Harapan kami tidak hanya bergantung pada satu mitra. Semakin banyak pihak yang melirik potensi pertanian dan perikanan Kokas, sehingga seluruh hasil produksi masyarakat bisa tersalurkan dengan baik,” ujar Tanggih.
Program kemitraan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung. Ke depan, kerja sama distribusi direncanakan akan diperluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk kawasan LNG Tangguh serta permintaan pasar dari luar daerah.

Tanggih berharap distribusi perdana ini menjadi langkah berkelanjutan agar potensi lokal Kokas benar-benar menjadi sumber penghasilan tetap bagi para petani dan nelayan.
“Intinya, kami ingin hasil masyarakat memiliki pasar yang pasti sehingga kesejahteraan warga Kokas dapat terus meningkat,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Bumkam Bersama Ita Mancia Kokas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Distrik Kokas serta pihak BP Tangguh atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pengembangan kelompok Bumkam Ita Mancia Kokas.
Selanjutnya, Perlu diketahui bahwa kegiatan pendistribusian ini merupakan bentuk komitmen BP Tangguh dalam program Sosial yang sempat terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Nort Uba pada tanggal 23 Desember 2025 Di Distrik Kokas, yang melibatkan Seluruh Stakeholder Strategis dari Semua Kampung di Distrik Kokas, Arguni dan Mbahamdandara yang masuk dalam Dav Wilayah barat Operasi BP Berau.(Risman Bauw).
