Pemkab Teluk Bintuni dan Genting Oil Kirim 15 Anak Papua Magang di PPSDM Migas Cepu
MANOKWARI, PinFunPapua.com — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama manajemen Genting Oil Kasuri melepas 15 putra-putri asli daerah untuk mengikuti program magang (apprenticeship) di sektor minyak dan gas bumi. Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) asli Papua, khususnya dari Kabupaten Teluk Bintuni.
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengatakan para peserta akan menjalani program magang selama satu tahun di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) di Cepu, Jawa Tengah.
“Sebanyak 15 anak Papua asal Bintuni akan mengikuti program magang di PPSDM Migas Cepu selama satu tahun. Setelah itu, mereka akan ditempatkan di Genting Oil sesuai dengan keahlian masing-masing,” ujar Yohanis.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing di sektor industri minyak dan gas yang selama ini menjadi salah satu sektor penting di wilayah Teluk Bintuni.
Ia berharap para peserta yang mengikuti program tersebut dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Setelah menyelesaikan masa magang, para peserta diharapkan memiliki kompetensi teknis yang memadai sehingga berpeluang diangkat sebagai karyawan tetap di perusahaan.
“Program magang dari Genting Oil ini sangat baik. Harapannya setelah selesai magang, anak-anak ini bisa menjadi karyawan tetap,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga berharap kuota peserta program magang dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang, sehingga semakin banyak putra-putri asli daerah yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman kerja di sektor industri migas.
Secara khusus, pemerintah daerah berharap kesempatan tersebut juga dapat diberikan kepada anak-anak asli dari tujuh suku yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni.
Bupati juga mengajak seluruh perusahaan yang berinvestasi di wilayah Teluk Bintuni untuk mencontoh langkah yang dilakukan oleh Genting Oil Kasuri dengan membuka peluang pelatihan, pendidikan, serta kesempatan kerja bagi putra-putri asli Papua.
“Kami berharap semua perusahaan yang berinvestasi di Teluk Bintuni melakukan hal serupa, mempekerjakan putra-putri asli Papua, khususnya dari daerah ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yohanis menilai program magang yang dilaksanakan oleh Genting Oil Kasuri ini merupakan program pertama yang dilaksanakan dan patut mendapatkan apresiasi. Seluruh peserta yang mengikuti program tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat sebelum dinyatakan lolos.
“Mereka mengikuti tahapan seleksi dengan baik dan memiliki nilai yang memenuhi syarat untuk mengikuti magang,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada para orang tua agar memberikan dukungan serta doa kepada anak-anak mereka selama mengikuti program magang tersebut. Dukungan keluarga dinilai sangat penting agar para peserta dapat menjalani proses pembelajaran dengan baik dan kembali ke daerah dengan membawa pengalaman serta pengetahuan yang bermanfaat.
“Harapannya mereka bisa menjadi tuan di negeri sendiri dan mampu bersaing dengan anak-anak dari luar daerah,” ujar Yohanis.
Program magang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor industri minyak dan gas bumi. (Dhy)
