Manokwari, Pinfunpapua.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polresta Manokwari menyiagakan lima pos pelayanan dan pengamanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 di wilayah Manokwari, Papua Barat.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan melalui Kasat Lantas Iptu Nurfah Tajong mengatakan, lima pos tersebut terdiri dari satu pos pelayanan, tiga pos pengamanan, dan satu pos terpadu.
“Pos pelayanan berada di Jalan Sinar Suri. Kemudian pos pengamanan di Haji Bauw dan Jalan Makalo, serta pos terpadu di Bandara Rendani dan Pelabuhan,” kata
Nurfah kepada wartawan di Manokwari.
Ia menjelaskan, total terdapat lima pos yang akan disiagakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026.
Menurutnya, operasi tersebut akan berlangsung selama 14 hari. Apel gelar pasukan operasi dipimpin langsung oleh Kapolresta Manokwari sebagai tanda dimulainya pengamanan menjelang Idul Fitri.
Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.
“Penggunaan helm menjadi salah satu prioritas. Kami akan terus menggalakkan edukasi kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan pengendara agar tidak melawan arus lalu lintas karena berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pengemudi juga diminta tidak berkendara dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol serta selalu menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi.
Nurfah menambahkan, arus mudik di Manokwari relatif stabil dan tidak sepadat daerah lain seperti di Pulau Jawa maupun Pulau Sulawesi yang mengalami lonjakan penumpang pesawat maupun kapal laut.
Meski demikian, pihak kepolisian memperkirakan puncak arus mudik kemungkinan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026, terutama di Bandara Rendani dan pelabuhan.
“Kalau arus mudik di Manokwari biasanya ke daerah terdekat seperti Teluk Bintuni, Prafi, dan Manokwari Selatan. Karena itu kami mengimbau para sopir agar lebih berhati-hati serta mengecek kondisi kendaraan dan kelengkapan berkendara sebelum melakukan perjalanan,” kata Nurfah. (Dhy)
