MANOKWARI, PinFunPapua.com – Dinamika pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah nama calon mulai bermunculan dan didominasi oleh putra-putra asli Papua yang dinilai memiliki kapasitas serta pengalaman dalam memimpin organisasi maupun pemerintahan.
Fenomena ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat di Papua Barat. Dukungan terhadap figur-figur lokal terus mengalir sebagai bentuk kepercayaan bahwa anak-anak negeri mampu membawa kemajuan bagi dunia olahraga di daerah tersebut.
Salah satu dukungan datang dari Pdt. Lukas Saroy, M.Th., yang merupakan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat dari Kelompok Kerja (Pokja) Agama. Ia secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Yosias Saroy untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat.
Menurut Lukas Saroy, Yosias Saroy merupakan sosok yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang cukup panjang dan berpengalaman. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengelola organisasi sebesar KONI Papua Barat.
“Beliau memiliki pengalaman yang sangat baik. Pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, anggota DPRD Provinsi Papua Barat selama satu periode, serta menjabat sebagai Bupati Kabuoaten Pengunungan Arfak selama dua periode. Dari pengalaman itu, saya secara pribadi memberikan dukungan kepada Bapak Yosias Saroy sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepemimpinan di tubuh KONI Papua Barat membutuhkan figur yang tidak hanya memahami manajemen organisasi, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam memajukan olahraga serta memberdayakan atlet lokal.
Dukungan terhadap putra asli Papua dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian dan kebangkitan olahraga daerah. Selain itu, hal ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas serta peran masyarakat lokal dalam pembangunan di berbagai sektor, termasuk olahraga.
Dengan semakin banyaknya dukungan yang mengalir, diharapkan proses pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat dapat berjalan secara demokratis, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan olahraga di Papua Barat. ( red )
