FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Fakfak, Liza Nairasari, secara resmi menutup kegiatan rapat tim teknis pemeriksaan dokumen formulir kerangka acuan (KA) rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 15.960,53 hektare oleh PT SFA Agro Energi di Distrik Bomberay dan Tomage, Kabupaten Fakfak.
Dalam sambutannya, Liza menjelaskan bahwa proses yang sedang berjalan merupakan bagian penting dari tahapan menuju penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan (SKKL) atau Persetujuan Lingkungan.
“Ada peraturan yang mengamanatkan bahwa tahapan ini merupakan bagian dari proses menuju diterbitkannya SKKL. Ini menjadi dasar persetujuan lingkungan bagi kegiatan yang direncanakan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mendorong pertumbuhan investasi guna menggerakkan perekonomian daerah.
“Proses ini in line dengan cita-cita Bupati Fakfak untuk menumbuhkan iklim investasi dan mengundang investor masuk guna meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Liza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rapat teknis, mulai dari tim penyusun dokumen, tenaga ahli, hingga para peserta yang memberikan masukan dan saran konstruktif.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak, kami menyampaikan terima kasih atas sumbangsih pemikiran, masukan, dan kerja sama dari semua pihak,” ungkapnya.
Ia berharap proses perbaikan dokumen dapat segera dilakukan sehingga tahapan berikutnya bisa segera dilaksanakan. Setelah rapat teknis ini, proses akan berlanjut ke sidang Komisi AMDAL yang melibatkan lebih banyak pihak, termasuk perwakilan masyarakat terdampak.
“Pada rapat teknis kita membahas hal-hal yang bersifat detail dan teknis. Nanti di sidang komisi AMDAL, pembahasan akan lebih luas, mencakup aspek kebijakan dan kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Liza menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar proses perizinan berjalan lancar dan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta kepentingan masyarakat.
Dengan resmi, ia menutup rapat tim teknis sebagai bagian dari tahapan awal menuju realisasi rencana investasi perkebunan kelapa sawit di wilayah Fakfak.( Risman Bauw).
