FAKFAK,PinFunPapua.com – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 182/JO, Ketua Persit KCK Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak Ny. Bia Wahlin Rahman, serta para pengurus dan anggota Persit, melaksanakan kunjungan ke Pasar Tradisional Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Komandan Kodim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., Pasi Intel Kodim 1803/Fakfak Kapten Inf Rendra Phandu, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah rombongan mengikuti olahraga dan senam bersama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Fakfak. Kehadiran rombongan Persit mendapat sambutan hangat dari para pedagang, terutama mama-mama Papua yang setiap hari menjajakan hasil kebun, sayur-mayur, buah-buahan, serta berbagai kebutuhan pokok di pasar tradisional tersebut.
Dalam suasana penuh keakraban, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru bersama rombongan berkeliling pasar, menyapa para pedagang, berdialog langsung, serta memberikan motivasi kepada mama-mama Papua yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi keluarga dan masyarakat.
Kehangatan interaksi yang terjalin mencerminkan kedekatan Persit dengan masyarakat. Tidak sekadar melakukan kunjungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga melalui aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
Menurut Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, keberadaan para pedagang, khususnya mama-mama Papua, perlu mendapat perhatian dan dukungan agar terus berkembang dan semakin sejahtera.
Kunjungan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui kebersamaan yang terbangun, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu pilar kesejahteraan masyarakat Papua.
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, Pasar Tradisional Thumburuni juga merupakan ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. Kehadiran Persit di tengah para pedagang menjadi pesan bahwa perhatian, kepedulian, dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam membangun daerah.
“Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga tempat tumbuhnya harapan, kerja keras, dan semangat hidup. Ketika kita menghargai perjuangan orang lain, sesungguhnya kita sedang menanam benih kebaikan untuk masa depan bersama.” (Risman Bauw).
