MANOKWARI,PinFunPapua.com – Sebanyak 44 anggota kontingen Pesparawi Nasional XIV asal Sumatera Selatan hingga kini belum memperoleh tiket pesawat untuk kembali ke daerah asal setelah mengikuti ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Orang Tua Asuh Kontingen Sumatera Selatan, Frans P. Istia, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi agar seluruh peserta dapat memperoleh tiket kepulangan.
“Masih ada sekitar 44 orang yang belum mendapatkan tiket pulang. Karena itu kami terus melakukan tindak lanjut agar mereka bisa memperoleh tiket untuk kembali ke daerah asal,” kata Frans kepada wartawan di Manokwari, Kamis (18/6/2026).
Frans menjelaskan, persoalan tersebut akan dilaporkan kepada panitia, khususnya Seksi Transportasi Pesparawi Nasional XIV, untuk dicarikan solusi sehingga seluruh kontingen dapat terfasilitasi dengan baik.
Menurut dia, proses kedatangan peserta ke Manokwari tidak mengalami kendala. Namun, ketersediaan tiket untuk penerbangan kembali masih menjadi persoalan yang tengah diupayakan bersama.
“Kalau tiket kedatangan semuanya aman. Kendalanya saat ini hanya tiket pulang. Kami terus berkomunikasi dengan pihak travel karena tiketnya belum tersedia. Kami berusaha mencari jalan keluar agar seluruh kontingen bisa mendapatkan tiket,” ujarnya.
Frans yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Papua Barat menegaskan, pihaknya akan terus mendampingi kontingen Sumatera Selatan hingga seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV selesai.
“Kami akan terus mengawal dan mendampingi kontingen sampai seluruh kegiatan Pesparawi selesai dan mereka kembali ke daerah asal dengan selamat,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh peserta kontingen Sumatera Selatan saat ini menginap di Hotel Alexander, Manokwari. Pemerintah Provinsi Papua Barat sebagai orang tua asuh terus memberikan pendampingan dan fasilitas agar para peserta merasa aman dan nyaman selama berada di Manokwari.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tenang sampai kembali ke daerah masing-masing,” ucap Frans.
(Penulis: Dhy).
