FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., menghadiri pembukaan Lomba Islami dalam rangka memperingati 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang digelar di Panggung Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH. Ma’ruf Amin, Reklamasi Pantai, Kelurahan Fakfak Selatan, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (15/7/2026).
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi acara. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., yang menegaskan bahwa peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua merupakan momentum bersejarah untuk memperkokoh persatuan, toleransi, dan keharmonisan yang telah lama menjadi identitas masyarakat Fakfak.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga warisan nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam filosofi “Satu Tungku Tiga Batu”, sebuah simbol persaudaraan lintas agama dan budaya yang telah mengakar kuat di Kabupaten Fakfak.
Rangkaian Semarak 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua diikuti 229 peserta yang berlaga pada tujuh cabang lomba Islami. Kegiatan diperkirakan melibatkan sekitar 3.000 orang, termasuk peserta, keluarga, panitia, dan masyarakat selama pelaksanaannya yang berlangsung sekitar 21 hari. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan kuliner dan produk lokal.
Di sela kegiatan, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman menegaskan komitmen TNI dalam mendukung setiap kegiatan yang memperkuat kehidupan beragama, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat.
Menurutnya, peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua bukan hanya menjadi refleksi perjalanan sejarah Islam di bumi Papua, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.
“Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua bukan hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang telah lama hidup di Kabupaten Fakfak. Kodim 1803/Fakfak siap mendukung setiap kegiatan yang mempererat ukhuwah, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Letkol Inf. Wahlin Rahman.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Fakfak.
Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, serta menanamkan semangat persatuan bagi generasi penerus di Tanah Papua.
“Sejarah mengajarkan asal-usul, sedangkan persatuan menentukan masa depan. Ketika keberagaman dijaga dengan saling menghormati, kedamaian akan menjadi warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
