FAKFAK,PinFunPapua.com – Semangat kebangsaan dan cinta tanah air terus ditanamkan kepada generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan Kodim 1803/Fakfak melalui pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada mahasiswa baru STKIP Nuuwar Fakfak yang digelar di Kampus STKIP Nuuwar, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Sabtu (18/7/2026).
Materi pembekalan disampaikan oleh Perwira Seksi (Pasi) Teritorial Kodim 1803/Fakfak, Kapten Inf. Bis Macap, S.H., dengan mengangkat tema “Pendidik Muda Bergerak Berinteraksi Menolak Intoleransi, Membangun Bangsa dari Fakfak.”
Tema tersebut menjadi penegasan bahwa mahasiswa sebagai generasi intelektual memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai toleransi, serta menjadi garda terdepan dalam menangkal paham-paham yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pemaparannya, Kapten Inf. Bis Macap menekankan bahwa wawasan kebangsaan dan bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI maupun pemerintah, tetapi juga merupakan kewajiban seluruh warga negara, terutama kalangan mahasiswa yang akan menjadi pemimpin masa depan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, menghargai perbedaan, serta memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.
“Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa harus memiliki rasa cinta tanah air, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta menjaga keutuhan NKRI melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong royong,” tegas Kapten Inf. Bis Macap.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga melalui penyebaran paham intoleransi, radikalisme, serta informasi yang dapat memecah persatuan apabila tidak disikapi secara bijaksana.
Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun budaya dialog, memperkuat toleransi, dan menciptakan lingkungan akademik yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan pembekalan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari sekitar 157 peserta, yang terdiri atas panitia, dosen, mahasiswa baru, serta mahasiswa senior STKIP Nuuwar Fakfak. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan kebangsaan di era digital dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1803/Fakfak berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, cinta tanah air, serta siap mengabdikan ilmu pengetahuan bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh orang-orang yang cerdas, tetapi juga oleh generasi yang menjunjung persatuan, menghargai perbedaan, dan rela mengabdi demi kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
