FAKFAK,PinFunPapua.com – Di tengah suasana duka yang menyelimuti sebuah keluarga, kehadiran personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Fakfak menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Pada Kamis (30/7/2026), personel Satlantas Polres Fakfak melaksanakan pengawalan jenazah dari rumah duka di Jalan Patimura, Kelurahan Fakfak Selatan, menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kokas, Kabupaten Fakfak.
Selama proses pengantaran, personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengawal iring-iringan jenazah agar perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran petugas memungkinkan keluarga mengantarkan orang tercinta ke tempat peristirahatan terakhir dengan khidmat tanpa terganggu kepadatan lalu lintas.
Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pelayanan tersebut merupakan bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk ketika warga sedang menghadapi musibah.
“Bagi keluarga yang sedang berduka, ketenangan adalah hal yang sangat berarti. Kehadiran anggota kami bukan sekadar mengawal perjalanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat melepas kepergian orang yang dicintai dengan aman, tertib, dan penuh penghormatan. Itulah wujud pelayanan Polri yang hadir bersama masyarakat dalam setiap keadaan,” ujar Kapolres.
Menurutnya, setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan terbaik dari Polri, tidak hanya dalam penegakan hukum maupun pengamanan kegiatan masyarakat, tetapi juga dalam momentum kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran dan kepedulian aparat.
Pengawalan jenazah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Fakfak untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui pelayanan tersebut, Polri ingin memastikan setiap warga merasakan kehadiran negara, terutama pada saat-saat yang paling membutuhkan perhatian dan dukungan.
Bagi sebagian orang, pengawalan jenazah mungkin hanya dipandang sebagai pengaturan lalu lintas. Namun bagi keluarga yang sedang berduka, kehadiran polisi di sepanjang perjalanan memberikan rasa aman, ketenangan, dan penghormatan terakhir bagi orang yang mereka cintai.
“Pelayanan yang tulus tidak selalu diukur dari besarnya tindakan, tetapi dari kehadiran pada saat seseorang paling membutuhkan. Empati yang diwujudkan dalam tindakan sederhana mampu menghadirkan ketenangan dan menjadi penguat di tengah duka.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
