FAKFAK,PinFunPapua.com-Persiapan pelaksanaan Open Turnamen Bupati Cup 2026 di Kabupaten Fakfak terus dimatangkan. Hingga saat ini, seluruh tahapan persiapan, mulai dari pendaftaran peserta, penyiapan lapangan, hingga penyediaan piala, medali dan total hadiah, dilaporkan telah mencapai progres sekitar 30 persen.
Perkembangan kesiapan turnamen tersebut disampaikan jajaran panitia saat melakukan audiensi bersama Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, Selasa (1/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, Bupati Samaun Dahlan menegaskan Open Turnamen Bupati Cup 2026 tidak boleh hanya menjadi agenda olahraga seremonial yang digelar setiap tahun. Menurutnya, kompetisi tersebut harus menjadi ruang untuk mencari, melahirkan, dan membina atlet-atlet futsal potensial asal Kabupaten Fakfak.
Samaun menaruh harapan besar agar melalui Bupati Cup 2026 dapat terbentuk tim terbaik Fakfak yang selanjutnya dibina secara serius untuk mampu bersaing hingga ke level yang lebih tinggi.
“Saya memiliki harapan besar terhadap pelaksanaan Bupati Cup 2026 ini. Bupati Cup jangan hanya berhenti sebagai sebuah turnamen. Kita ingin dari ajang ini lahir tim terbaik Fakfak yang bisa kita bina dan kita dorong untuk kembali tampil di Pro Liga,” ujar Samaun.
Ia menegaskan, turnamen tersebut harus menjadi bagian dari langkah nyata pembinaan olahraga, khususnya futsal, di Kabupaten Fakfak. Bupati Cup diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga membuka jalan bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
Selain target prestasi, Samaun juga mengingatkan seluruh atlet yang akan berlaga agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Saya berharap seluruh atlet futsal Bupati Cup 2026 menjunjung tinggi sportivitas, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Open Turnamen Bupati Cup 2026, Siti H. Uswanas, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga, tetapi juga diharapkan memberi dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Panitia, kata dia, akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berpartisipasi selama pelaksanaan turnamen berlangsung.
“Selain fokus pada pembinaan olahraga, kami juga melibatkan UMKM lokal di sekitar arena pertandingan untuk menghidupkan dan memutar roda perekonomian masyarakat Fakfak,” kata Chati.
Dengan progres persiapan yang terus berjalan, Open Turnamen Bupati Cup 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang perebutan gelar juara. Kompetisi ini ditargetkan menjadi panggung pencarian bakat, wadah pembinaan atlet futsal Fakfak, sekaligus penggerak aktivitas ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
Bupati Cup 2026 pun membawa target yang lebih besar: menemukan talenta terbaik dari Fakfak untuk dibina, dipersiapkan, dan didorong agar mampu kembali mengharumkan nama daerah di panggung futsal profesional.
(Jurnalis : Risman Bauw).
