MANOKWARI,PinFunPapua.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari membagikan sebanyak 4.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi dampak paparan kabut asap yang melanda wilayah tersebut.
Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik, salah satunya di perempatan Jalan Haji Bauw, Wosi, Manokwari, Papua Barat, Kamis (8/10/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari saat ini adalah Alexander Takdare, SKM, M.KM mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Manokwari mengenai peningkatan kewaspadaan dan perlindungan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.
“Pak Bupati mengimbau penggunaan masker, baik di dalam maupun di luar ruangan, menyusul dampak kabut asap yang terjadi beberapa waktu terakhir,” ujarnya.
Ia mengatakan, Dinkes Manokwari telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk mengambil langkah konkret, salah satunya dengan membagikan masker secara langsung kepada masyarakat.
Sebanyak 2.000 masker dibagikan di Jalan Haji Bauw, sedangkan 2.000 masker lainnya dibagikan di kawasan Makalow. Dengan demikian, total masker yang disiapkan mencapai 4.000.
Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Masker yang dibagikan di salah satu lokasi bahkan habis dalam waktu singkat.
“Kalau melihat antusiasme warga, dalam waktu sekejap 2.000 masker habis. Ini menunjukkan masyarakat menyadari bahwa penggunaan masker sangat penting,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker sangat dianjurkan.
“Masker penting untuk mengurangi paparan asap. Kami juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah jika memang tidak terlalu penting,” tuturnya.
Dinkes juga mengingatkan kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit bawaan, terutama asma, agar lebih berhati-hati terhadap paparan kabut asap.
“Terutama anak-anak, ibu hamil, dan mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti asma. Penggunaan masker sangat dibutuhkan,” katanya.
Dinkes Manokwari memastikan pembagian masker akan kembali dilakukan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Jadwal pembagian berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.
“Kita akan kembali membagikan masker. Waktunya akan dijadwalkan,” pungkasnya.
(Jurnalis: Dhy).
