FAKFAK,PinFunPapua.com – Menjaga kebersihan kota tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Dibutuhkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan semua pihak agar ruang publik tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan masyarakat.
Pesan tersebut diwujudkan Polres Fakfak melalui aksi Green Policing dengan menggelar kerja bakti di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman KH Ma’ruf Amin dan Pasar Thumburuni, Jalan Dr. Salasa Namudat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan dipimpin Wakapolres Fakfak, Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., didampingi Kabag Ops Polres Fakfak, AKP Ilham, S.H., M.H., serta diikuti para perwira dan sekitar 30 personel Polres Fakfak.
Personel dibagi menjadi dua kelompok untuk membersihkan lingkungan di masing-masing lokasi. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam merawat fasilitas umum.
Polisi Turun Langsung, Taman dan Pasar Jadi Sasaran
Di kawasan RTH Taman KH Ma’ruf Amin, personel Polres Fakfak bergotong royong membersihkan lingkungan taman agar tetap terawat dan nyaman dimanfaatkan masyarakat.
Sementara itu, di Pasar Thumburuni, personel melaksanakan kerja bakti untuk mendukung terciptanya lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan tertata bagi para pedagang maupun pengunjung.
Kedua lokasi tersebut memiliki fungsi penting dalam kehidupan masyarakat. Taman menjadi ruang publik untuk beristirahat dan berinteraksi, sedangkan pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi yang setiap hari mempertemukan pedagang dan pembeli.
Karena itu, kebersihan keduanya tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele. Lingkungan yang kotor dapat mengurangi kenyamanan, mengganggu aktivitas masyarakat, dan menurunkan kualitas ruang publik.
Melalui aksi langsung di lapangan, Polres Fakfak mengajak masyarakat melihat bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.
Green Policing Bukan Sekedar Aksi Bersih-bersih
Program Green Policing menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Polres Fakfak mengajak para pedagang, pengunjung pasar, pelaku usaha, komunitas, instansi pemerintah, serta seluruh masyarakat agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Masyarakat diimbau membuang sampah pada tempatnya, tidak meninggalkan sampah setelah beraktivitas, serta ikut merawat fasilitas umum agar tetap bersih dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Upaya tersebut membutuhkan konsistensi. Sebab, lingkungan yang bersih tidak akan bertahan apabila kegiatan kerja bakti hanya dilakukan sesekali tanpa diikuti perubahan perilaku masyarakat.
Tantangan sesungguhnya bukan hanya membersihkan sampah yang sudah menumpuk, tetapi mencegah sampah dibuang sembarangan dan membangun budaya hidup bersih secara berkelanjutan.
Jangan Hanya Mengandalkan Petugas, Masyarakat Harus Ikut Bertindak
Polres Fakfak mengingatkan bahwa perubahan lingkungan dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh setiap orang.
Membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan tempat berjualan, tidak meninggalkan sampah di taman, serta merawat fasilitas umum merupakan langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan bersama-sama.
“Fakfak yang bersih dimulai dari kepedulian kita semua. Mari jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi jadilah bagian dari solusi dengan menjaga lingkungan di mana pun kita berada. Langkah kecil seperti membuang sampah pada tempatnya merupakan kontribusi nyata untuk mewujudkan Fakfak yang hijau, sehat, dan nyaman.”
Ajakan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak hanya bergantung pada kegiatan pemerintah atau aparat, tetapi juga pada kesadaran setiap warga dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan agar kebersihan ruang publik menjadi kebiasaan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Polisi Bersama Masyarakat, Rawat Lingkungan Untuk Masa Depan
Kegiatan Green Policing Polres Fakfak berakhir sekitar pukul 09.20 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Fakfak berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga taman, pasar, dan fasilitas umum lainnya dapat terjaga kebersihannya secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini membawa pesan bahwa menjaga kota merupakan tanggung jawab bersama. Aparat dapat memulai gerakan, tetapi keberlanjutannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
Sebab, kota yang bersih bukan hanya cerminan lingkungan yang terawat, tetapi juga cerminan karakter masyarakat yang menghargai kesehatan, ketertiban, dan kepentingan bersama.
Ada satu prinsip yang patut diingat: “Jangan menunggu lingkungan menjadi kotor untuk mulai peduli. Kebersihan lahir dari kesadaran, keindahan tumbuh dari kepedulian, dan perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama.”
Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Fakfak mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup, demi mewujudkan Kabupaten Fakfak yang lebih hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
(Jurnalis : Risman Bauw).
