FAKFAK,PinFunPapua.com – H. Said Al Zubaidy, S.Ag., M.Pd.I., menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Kerukunan Keluarga Seram Bagian Timur (KKSBT) Kabupaten Fakfak periode 2026–2030. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) III KKSBT, ia menegaskan bahwa persatuan warga, tata kelola organisasi yang profesional, dan program kerja yang memberikan manfaat nyata harus menjadi prioritas utama kepemimpinan ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Said Al Zubaidy saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2026). Ia menyebut Musda III sebagai momentum penting untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat kembali kebersamaan seluruh masyarakat Seram Bagian Timur yang berada di Kabupaten Fakfak.
Menurut Said, KKSBT tidak boleh hanya menjadi organisasi yang aktif dalam forum musyawarah dan kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kerukunan harus hadir sebagai wadah yang mampu menyatukan warga, menyerap aspirasi, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh anggotanya.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita mempersatukan seluruh masyarakat Seram Bagian Timur yang ada di Kabupaten Fakfak. Kita bicara kerukunan, berarti kita harus rukun terlebih dahulu. Kalau kita sudah bersatu, barulah kita bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada orang banyak,” tegasnya.
Ia menilai, keberagaman asal-usul masyarakat Seram Bagian Timur, mulai dari Gorom, Geser, Wakate, Tanah Besar, Seram Timur, Werinama, dan wilayah lainnya, harus menjadi kekuatan bersama, bukan alasan untuk membangun sekat di dalam organisasi.
Bagi Said, siapa pun yang nantinya memimpin KKSBT harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang, kelompok, maupun kepentingan tertentu.
Tata Kelola Organisasi Profesional, Bukan Sekadar Janji
Said menegaskan bahwa pembenahan organisasi perlu dimulai dari hal-hal mendasar, yakni membangun tata kelola yang baik, transparan, tertib secara administrasi, serta menyusun program kerja yang realistis dan berkelanjutan.
Ia berpandangan, organisasi yang kuat tidak cukup dibangun melalui banyaknya gagasan atau besarnya janji, tetapi harus dibuktikan melalui kerja keras, kerja nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Jangan berpikir terlalu jauh terlebih dahulu. Kita mulai dari hal sederhana, bagaimana mengelola organisasi dengan baik, menyusun program yang bermanfaat, dan memastikan seluruh masyarakat Seram Bagian Timur di Fakfak bisa merasakan kehadiran KKSBT,” ujarnya.
Dalam pandangannya, program organisasi ke depan perlu diarahkan pada penguatan solidaritas sosial, pemberdayaan ekonomi anggota, kepedulian terhadap persoalan warga, serta peningkatan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak dan masyarakat setempat.
Dengan demikian, KKSBT diharapkan tidak hanya menjadi rumah bersama bagi warga Seram Bagian Timur, tetapi juga menjadi mitra yang turut menjaga keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan daerah.
Musda III Momentum Memperkuat Persatuan
Menjelang pelaksanaan Musda III, Said menilai bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi harus disikapi secara dewasa melalui dialog dan musyawarah. Ia berharap seluruh elemen KKSBT dapat mengedepankan kepentingan bersama agar proses pemilihan ketua tidak menjadi sumber perpecahan.
Menurutnya, kepemimpinan yang dibutuhkan bukan semata-mata soal menduduki jabatan, melainkan kesediaan untuk mengemban tanggung jawab, mendengar aspirasi, dan bekerja bagi seluruh anggota.
“Jangan kita lebih dahulu berpikir tentang kepentingan kelompok atau orang tertentu. Yang harus kita pikirkan adalah kepentingan orang banyak. Mari bergandengan tangan, menyatukan pikiran, dan membangun visi bersama untuk masa depan KKSBT,” ungkapnya.
Ia berharap Musda III menjadi ruang demokratis untuk melahirkan kesepahaman mengenai arah organisasi, memperkuat fondasi kelembagaan, serta menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Siap Mendaftar, Ajak Seluruh Warga Bersatu
Sebagai bentuk keseriusannya, Said menyampaikan bahwa dirinya siap mengikuti tahapan pencalonan dan berencana mendaftarkan diri kepada panitia Musda III KKSBT dalam waktu dekat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Seram Bagian Timur di Kabupaten Fakfak untuk menjaga suasana kekeluargaan, menghindari perbedaan yang berpotensi memecah persaudaraan, serta memberikan ruang bagi proses musyawarah yang tertib dan bermartabat.
“Semua harus dimulai dari niat yang tulus untuk kepentingan orang banyak. Insyaallah, jika niat kita baik dan kita mau bekerja bersama, akan ada manfaat yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Said menambahkan, kepemimpinan KKSBT ke depan harus dibangun di atas fondasi persatuan, kepercayaan, keterbukaan, dan tanggung jawab bersama. Ia berharap organisasi tersebut semakin kuat dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi warga Seram Bagian Timur di Kabupaten Fakfak.
Jadwal Pendaftaran dan Musda III KKSBT
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam keterangan tersebut, panitia Musda III KKSBT Kabupaten Fakfak akan membuka pendaftaran bakal calon dan dijadwalkan pelaksanaan Musda III pada bulan Oktober 2026.
Dengan, para bakal calon diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan panitia.
“Kerukunan bukan sekadar nama organisasi, melainkan tanggungjawab untuk menjaga persaudaraan. Jabatan adalah amanah, persatuan adalah fondasi, dan manfaat bagi masyarakat adalah tujuan.”
Bagi Said Al Zubaidy, masa depan KKSBT tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang terpilih menjadi ketua, tetapi juga oleh kesediaan seluruh anggota untuk dapat berkolaborasi, menjunjung tinggi kearifan lokal, menjaga persatuan, keamanan dan terus berkarya, bekerja bersama demi kepentingan masyarakat Seram Bagian Timur di Kabupaten Fakfak.
(Jurnalis : Risman Bauw).
