FAKFAK,PinFunPapua.com – Keselamatan anak di jalan raya tidak boleh dianggap sepele. Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., mengingatkan para orang tua agar tidak memberikan izin kepada anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres saat bersilaturahmi bersama jamaah Masjid Al-Munir Piahar, Kelurahan Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, melalui kegiatan Jumat Keliling, Jumat (6/11/2026).
Di hadapan jamaah, AKBP Naim Ishak menegaskan bahwa pengawasan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama, terutama keluarga. Orang tua diminta tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) membawa kendaraan bermotor.
Menurutnya, kepedulian orang tua dan pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah pelanggaran serta menekan risiko kecelakaan yang dapat merenggut nyawa dan menghancurkan masa depan generasi muda.
Kapolres juga mengingatkan bahwa memberikan kendaraan kepada anak yang belum cukup umur bukan bentuk kasih sayang, melainkan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
Selain menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas, Kapolres mengajak masyarakat menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga keluarga.
Kegiatan Jumat Keliling tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Jumat yang diikuti sekitar 50 jamaah. Khotbah disampaikan Ustadz Ahmad Fakoubun dengan tema “Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah: Pentingnya Istighfar, Kepedulian Sosial, dan Memperbaiki Diri.” Sementara salat Jumat dipimpin Munawir Gadafi Fakoubun.
Kehadiran Kapolres bersama personel Polres Fakfak di tengah masyarakat menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, sekaligus menyerap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
Melalui pendekatan keagamaan dan sosial tersebut, Polres Fakfak terus mendorong terciptanya hubungan kemitraan yang harmonis antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIT dalam keadaan aman dan tertib.
“Kasih sayang orang tua bukan diukur dari seberapa cepat memberikan kendaraan kepada anak, tetapi dari seberapa besar kemampuan melindungi mereka dari bahaya. Lebih baik anak terlambat sampai tujuan daripada kehilangan masa depan akibat kecelakaan di jalan raya.”
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Sebab, menjaga generasi muda hari ini berarti menjaga masa depan bangsa esok hari.
(Jurnalis : Risman Bauw).
