PinFunPapua.com, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar pelaksanaan ketahanan pangan dengan menyelenggarakan pasar murah menjelang Hari Raya Iduladha 1445 H/2024 M. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan stabilitas harga pangan serta ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs Ali Bahan Temongmere dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setda Papua Barat, Oktovianus Mayor, Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan perlindungan-Nya, sehingga acara ini dapat terlaksana.

Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bersinergi dengan para distributor, pelaku usaha, peternakan, UMKM pangan lokal, Palang Merah Indonesia Papua Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dan organisasi wanita Papua Barat,” ungkap Asisten I Setda Papua Barat Oktovianus Mayor saat membuka Gerakan Pangan Murah di halaman parkir Rumah Sakit Provinsi Papua Barat, Kamis ( 6/06/2024 ).
Oktovianus mengatakan, Pelaksanaan gerakan pangan murah menjelang Hari Raya Iduladha ini merupakan langkah strategis dalam upaya stabilisasi harga pangan di Papua Barat.

” Dengan menjual bahan pangan pokok strategis, pemerintah bertujuan mengendalikan inflasi dan mencegah stunting pada balita. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan dan mendiversifikasi produk pangan lokal menjadi makanan pendamping nasi,” tuturnya.
Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan kreativitas pelaku usaha pangan lokal dalam memasarkan hasil produk mereka.
“Melalui gerakan pangan murah ini, diharapkan dapat menjadi referensi bagi Dinas Ketahanan Pangan dan pihak-pihak terkait dalam melaksanakan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat,” ujar Ali Baham Temongmere.
Penjabat Gubernur Papua Barat juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan sinergi gerakan ini dengan berbagai organisasi dan pemangku kepentingan di Papua Barat.

” Dengan demikian, para pelaku usaha peternakan, pertanian, kelompok tani, dan masyarakat sebagai konsumen dapat merasakan manfaatnya, yang pada akhirnya diharapkan dapat menurunkan inflasi di Papua Barat” tuturnya.
“Semoga gerakan pangan murah ini akan terus berkelanjutan dan bersinergi dengan organisasi-organisasi dan pemangku kepentingan yang ada di Papua Barat,” lanjutnya. Beliau juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam membangun sistem ketahanan pangan di Papua Barat melalui kegiatan gerakan pangan murah ini,” pungkasnya. ( PFP-01 )
