PinFunPapua.com, Manokwari – Sebanyak 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRPB) periode 2024-2029 resmi dilantik dalam sebuah upacara khidmat yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, Dr. Budi Santoso. Acara pelantikan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua Barat yang diselenggarakan untuk pengucapan sumpah/janji anggota dewan baru.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere; Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, Dr. Budi Santoso; Penjabat Bupati Manokwari, Edy Budoyo; Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran; serta para pejabat Forkopimda Papua Barat. Selain itu, anggota DPR Papua Barat periode 2019-2024 dan anggota terpilih periode 2024-2029 turut hadir, bersama seluruh tamu undangan lainnya.

Acara tersebut menandai dimulainya masa jabatan baru bagi anggota DPR Papua Barat periode 2024-2029, yang akan memegang tanggung jawab penting dalam mewakili aspirasi rakyat dan menjalankan fungsi legislatif di Papua Barat. Rapat Paripurna ini dibuka oleh Wakil Ketua III DPRPB, Jongky Fonataba, yang dalam sambutannya menyampaikan, “Hari ini kita melaksanakan rapat paripurna istimewa dalam rangka pengucapan sumpah janji anggota DPR Papua Barat hasil Pemilu tahun 2024 yang sekaligus merupakan pemberhentian anggota DPR Papua Barat masa jabatan 2019-2024.”
Sekretaris DPRPB, Hendra Martinus Fatubun, membacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 100.2.1.4-4156 Tahun 2024 tentang peresmian pemberhentian 38 anggota DPR Papua Barat masa jabatan 2019-2024, serta Keputusan No. 100.2.1.4-4157 Tahun 2024 tentang peresmian pengangkatan 35 anggota DPR Papua Barat masa jabatan 2024-2029.
Pengucapan sumpah/janji dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, Dr. Budi Santoso, yang bertanya kepada anggota terpilih, “Apakah saudara-saudari bersedia mengucapkan sumpah dan janji?” Para anggota terpilih serempak menjawab, “Bersedia.” Dalam pidatonya, Dr. Budi Santoso menekankan bahwa sumpah tersebut mengandung tanggung jawab besar terhadap negara, Pancasila, Undang-Undang Dasar, serta kesejahteraan rakyat.
Adapun 35 anggota DPR Papua Barat yang terpilih berdasarkan perolehan suara dari lima daerah pemilihan (dapil) se-Papua Barat adalah sebagai berikut:
Dapil Papua Barat I – Kabupaten Manokwari
1. Xaverius Kameubun (PKB) – 4.750 suara
2. Gilang Pinandito (Gerindra) – 4.118 suara
3. Nakeus Muid (PDI Perjuangan) – 4.339 suara
4. Petrus Makbon (PDI Perjuangan) – 3.095 suara
5. Ahmad Kuddus (Golkar) – 3.571 suara
6. Andrianus Mansim (Golkar) – 2.646 suara
7. Sapri M. Bani (NasDem) – 7.120 suara
8. Ever Indou (NasDem) – 2.703 suara
9. Yohanis Edong Rumissing (Demokrat) – 3.306 suara
10. Rachmat Sinamur (PAN) – 4.263 suara
11. Aloysius P. Siep (Perindo) – 3.426 suara
12. Imam Muslih (PKS) – 2.430 suara
Dapil Papua Barat II – Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak
1. Orgenes Wonggor (Golkar) – 11.075 suara
2. Yulianus Dowansiba (NasDem) – 4.926 suara
3. Yusthinus Mandacan (Demokrat) – 5.206 suara
4. Aporina Dowansiba (PKB) – 3.275 suara
5. Yustus Dowansiba (PDI Perjuangan) – 4.202 suara

Dapil Papua Barat III – Kabupaten Teluk Bintuni
1. Roberth Manibuy (PDI Perjuangan) – 2.603 suara
2. Erwin Beddu Nawawi (Golkar) – 7.158 suara
3. Syamsudin Seknun (NasDem) – 2.208 suara
4. Musa Naa (Perindo) – 2.822 suara
5. H. Asri (PPP) – 3.198 suara
Dapil Papua Barat IV – Kabupaten Fakfak
1. Iskandar Tassa (PKB) – 3.356 suara
2. Ye Salim Alhamid (Gerindra) – 1.828 suara
3. Saleh Siknun (PDI Perjuangan) – 6.577 suara
4. Fachry Tura (PDI Perjuangan) – 742 suara
5. Amin Ngabalin (Golkar) – 2.564 suara
6. Hendrik Clifford Ndandarmana (PAN) – 1.926 suara
Dapil Papua Barat V – Kabupaten Teluk Wondama dan Kaimana
1. Semuel Agung (Gerindra) – 1.580 suara
2. Irsan Lie (PDI Perjuangan) – 853 suara
3. Fery Michael Deminikus Auparay (Golkar) – 4.669 suara
4. Philip Heinrich (Golkar) – 3.936 suara
5. Rita Teurupun (NasDem) – 2.802 suara
6. Rudi Sirua (PAN) – 2.480 suara
7. Jamiah Qomariah (Demokrat) – 1.722 suara
Dari total 13 partai politik yang berhasil meraih kursi DPR Papua Barat, Golkar dan PDI Perjuangan memimpin dengan masing-masing memperoleh tujuh kursi. NasDem meraih lima kursi, diikuti PKB, Gerindra, Demokrat, dan PAN yang sama-sama memperoleh tiga kursi. Perindo mendapatkan dua kursi, sementara PKS dan PPP masing-masing meraih satu kursi.
Di sisi lain, lima partai politik peserta Pemilu 2024—PSI, PKN, Partai Garuda, Partai Gelora, dan Partai Ummat—tidak memperoleh kursi di DPR Papua Barat. Dengan komposisi ini, anggota DPR Papua Barat yang baru diharapkan mampu menjalankan fungsi legislatif dengan baik dan mengakomodasi aspirasi rakyat Papua Barat secara maksimal. (red)
