PinFunPapua.com, Manokwari – Kebakaran yang terjadi di sebuah warung di Jalan Esau Sesa, Manokwari, mengakibatkan putusnya jaringan internet hingga wilayah Prafi. Peristiwa ini berdampak cukup signifikan, terutama bagi layanan internet yang digunakan oleh masyarakat, kantor pemerintahan, dan infrastruktur penting lainnya.
Kepala Kantor Daerah Telkom Manokwari, George RM Mandibondibo, membenarkan bahwa gangguan internet terjadi akibat kabel optik yang berada di lokasi kebakaran turut terbakar dan terputus. “Kabel optik di sekitar lokasi kebakaran, tepatnya di bawah Mako Brimob, mengalami kerusakan serius hingga mengganggu jaringan internet di daerah terdampak,” jelas George.
Diketahui, sebanyak delapan kabel udara fiber optik milik Telkomsel terbakar hingga putus sepanjang kurang lebih 100 meter. Rinciannya, dua kabel merupakan kabel feeder, sementara enam lainnya adalah kabel distribusi. Kerusakan ini menyebabkan gangguan jaringan yang meluas hingga ke wilayah Prafi, termasuk lokasi-lokasi strategis seperti Kantor Gubernur Papua Barat, Kodam XVIII Kasuari, Polda Papua Barat, beberapa tower BTS, serta kantor-kantor pemerintahan.
“Gangguan ini juga mengakibatkan ujian yang sedang berlangsung di beberapa kantor pemerintahan tertunda karena jaringan internet down total,” tambah George.
Tim teknis dari Telkomsel telah turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Material perbaikan telah dipersiapkan, dan penyambungan kembali kabel yang terputus diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh jam. Jika tidak ada kendala tambahan, jaringan internet diharapkan dapat pulih sepenuhnya pada malam hari.
Akibat insiden ini, sekitar 3.000 rumah pelanggan dan sejumlah kantor pemerintahan mengalami gangguan total. “Kami berharap jaringan segera normal sehingga aktivitas masyarakat dan layanan pemerintahan dapat kembali berjalan lancar,” pungkas George RM Mandibondibo.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengamanan infrastruktur vital seperti jaringan telekomunikasi dari risiko bencana, termasuk kebakaran. Telkomsel terus berupaya untuk meminimalkan dampak gangguan serupa di masa depan. (JN)
