Manokwari, PinFunPapua.com – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Papua Barat resmi dibentuk sebagai upaya mengaktifkan kembali berbagai kegiatan keislaman di wilayah ini. Pembentukan PHBI tingkat provinsi diinisiasi oleh Kanwil Agama Provinsi Papua Barat sehingga diharapkan dapat menjadi wadah dalam mengoordinasikan perayaan hari-hari besar Islam serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.
Wakil Sekretaris I PHBI Papua Barat, Fajrin Atta Maruapey, menyampaikan bahwa keberadaan PHBI sangat penting dalam menyukseskan berbagai kegiatan keislaman di Papua Barat. Menurutnya, selama ini kegiatan keislaman belum berjalan secara maksimal, sehingga dengan adanya PHBI di tingkat provinsi, penyelenggaraan kegiatan keagamaan dapat lebih dioptimalkan.
“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab panitia yang terbentuk, dengan harapan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kegiatan keislaman secara lebih baik dan terstruktur,” ujar Fajrin kepada PinFunPapua.com di Manokwari.
Fajrin menekankan bahwa pembentukan PHBI tingkat provinsi tidak terlepas dari pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam perayaan hari-hari besar Islam. Keberadaan PHBI diharapkan dapat menjadi jembatan antara umat Islam dan pemerintah, sehingga kegiatan keislaman dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
“PHBI memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keislaman, seperti Safari Ramadan, perayaan Idulfitri dan Iduladha, Maulid Nabi, Isra Mikraj, Nuzululquran, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan bulan-bulan Islam,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa PHBI akan berperan dalam memastikan setiap perayaan hari besar Islam berjalan lancar dan dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah di Papua Barat.
Sejak pembentukan Provinsi Papua Barat, belum pernah ada PHBI di tingkat provinsi. Oleh karena itu, pembentukan panitia PHBI pada tahun 2025 ini menjadi langkah penting dalam merealisasikan berbagai kegiatan keislaman yang lebih terorganisir di Papua Barat.
“Dengan adanya PHBI, kita berharap kegiatan keislaman di Papua Barat dapat berjalan lebih baik dan menjadi wujud nyata dalam membangun ukhuwah Islamiyah di tingkat provinsi. Ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi serta persaudaraan umat Islam di Papua Barat,” ungkap Fajrin.
Ia pun mengajak seluruh umat Islam di Papua Barat untuk mendukung dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang akan diselenggarakan oleh PHBI. Menurutnya, pembentukan panitia ini merupakan momentum positif yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat Muslim di Papua Barat.
“Dengan terbentuknya PHBI, kami berharap seluruh umat Islam dapat bersatu dan bersama-sama menjaga nilai-nilai keislaman serta membangun solidaritas di tengah keberagaman yang ada,” tuturnya.
Berikut adalah susunan kepengurusan PHBI Provinsi Papua Barat:
Ketua Umum:
Dg. Alwan Remosan
Wakil Ketua:
Wakil Ketua I: Imam Muslih, S.Hut
Wakil Ketua II: M. Rady Mokodongan
Wakil Ketua III: Fatmasya
Sekretaris:
Sekretaris Umum: Aziz Hegemur, S.Ag
Wakil Sekretaris I: Fajrin Atta M.
Wakil Sekretaris II: Rustam, S.Pd.
Bendahara:
Bendahara Umum: Camelia
Wakil Bendahara I: Yenisar Salewe
Dengan terbentuknya PHBI di tingkat provinsi, diharapkan kegiatan keislaman di Papua Barat dapat semakin berkembang dan menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan serta kebersamaan umat Islam di wilayah ini. (Dhy)
