Pelepasan Baret dan Penyerahan Hasil Kelulusan SMA Negeri Taruna Kasuari Yang Dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Abdul Fatah di dampingi Kepala Sekolah SMA TKN Brigjen Yusuf Ragainaga, Ketua Komite beserta Kabid SMA Dinas Pendidikan Papua Barat. ( FOTO : Aufrida Marisan )
MANOKWARI, PinFunPapua.com – SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat secara resmi meluluskan 82 siswa kelas XII angkatan kedua untuk tahun ajaran 2024/2025. Prosesi kelulusan dan pelepasan siswa berlangsung dengan sederhana namun penuh khidmat di ruang makan sekolah pada Senin (5/5/2025), dihadiri oleh orang tua siswa, dewan guru, dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.
Kepala Sekolah SMA Taruna, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa para siswa telah melewati proses pembinaan dan pendidikan selama tiga tahun dalam sistem sekolah berasrama. Dari total 103 siswa yang terdaftar di angkatan kedua ini, 82 orang berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus berdasarkan hasil sidang kelulusan.
“Mereka melalui masa transisi dari pola asuh keluarga ke sistem asrama, di mana peran orang tua digantikan oleh guru, pembina, dan seluruh perangkat sekolah selama enam hari dalam sepekan. Ini bukan perjalanan yang mudah, tetapi membentuk karakter dan kedisiplinan mereka,” ujar Yusuf.

Ia menambahkan bahwa seluruh siswa yang lulus memperoleh nilai akhir minimal 80, sebuah capaian yang mencerminkan keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan karakter yang ketat. Yusuf juga menekankan bahwa tanggung jawab sekolah tidak berhenti pada momen kelulusan, tetapi terus berlanjut hingga para siswa siap melangkah ke jenjang berikutnya.
“Sekolah, orang tua, dan komunitas pendidikan harus terus mendampingi anak-anak ini agar mereka siap menghadapi tes masuk perguruan tinggi, sekolah kedinasan, maupun dunia kerja. Kelulusan bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan selanjutnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Abdul Fatah, turut menyampaikan harapan dan pesan khusus kepada para lulusan. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah SMA Taruna Kasuari Nusantara sebagai sekolah unggulan yang mencetak generasi unggul, tangguh, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ada tanggung jawab besar di pundak kalian. Kalian adalah lulusan SMA Taruna. Malukah jika tidak mampu menembus sekolah kedinasan seperti Akpol dan Akmil? Kalian sudah dibina selama tiga tahun, maka tunjukkan hasilnya melalui prestasi nyata,” ujar Fata di hadapan para siswa dan orang tua.

Abdul Fatah mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Bappeda, serta para pemangku kepentingan lainnya telah menegaskan pentingnya peningkatan kualitas lulusan SMA Taruna agar mampu bersaing secara nasional.
“Kalau tahun lalu hanya satu siswa yang berhasil lolos seleksi Akademi Militer (Akmil), maka tahun ini kita targetkan minimal lima orang. Itu bukan hal yang mustahil, jika kalian disiplin dan terus berusaha,” tambahnya.
Prosesi kelulusan ini menjadi momentum penting bagi SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat perannya dalam mencetak generasi Papua Barat yang berkualitas, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara. (red)
