MANOKWARI, PinFunPapua.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Yosi Muhamartha, menyambut langsung kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat, Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., di Bandara Rendani Manokwari, Kamis (17/7/2025). Penyambutan tersebut merupakan simbol penguatan sinergi dan kerja sama antara lembaga penegak hukum di wilayah Papua Barat.
Kegiatan penyambutan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tampak hadir pula sejumlah pejabat tinggi dan tokoh penting dari berbagai instansi, antara lain Ketua DPR Provinsi Papua Barat, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari, Bupati Manokwari, Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, serta pejabat utama dari lingkungan Kejaksaan Tinggi dan Polda Papua Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menegaskan bahwa penyambutan pimpinan Kejati Papua Barat tersebut bukan semata-mata bentuk seremoni formal, melainkan perwujudan nyata dari soliditas antar-lembaga penegak hukum di Papua Barat.

“Kehadiran pimpinan lintas institusi dalam kegiatan ini mencerminkan betapa pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang kuat demi menjaga stabilitas keamanan serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan di Tanah Papua Barat,” ujar Kombes Pol. Benny Ady.
Menurutnya, penguatan sinergi ini juga menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Dengan adanya koordinasi yang solid antar-instansi, diharapkan respons terhadap berbagai persoalan hukum dan keamanan di wilayah ini dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh.
Lebih dari itu, momen ini menunjukkan komitmen seluruh aparat penegak hukum untuk bersama-sama menjaga Papua Barat sebagai wilayah yang aman, tertib, dan bermartabat, dengan menjunjung tinggi supremasi hukum dan keadilan sosial.
Penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat oleh Wakapolda merupakan sinyal positif terhadap penguatan hubungan kelembagaan dalam mendukung pembangunan Papua Barat yang berlandaskan pada hukum, etika, dan nilai-nilai integritas. (red/rls)
