MANOKWARI, PinFunPapua.com — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan strategis nasional melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mempersiapkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dijadwalkan diluncurkan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025.
Pembangunan SPPG ini berlokasi di Markas Komando Sekolah Polisi Negara (SPN) Papua Barat, kawasan Sowi, Distrik Manokwari, Kabupaten Manokwari. Satuan ini dibangun di atas lahan seluas 1.092 meter persegi yang telah memiliki status kepemilikan sah dan legal.
Kegiatan pembangunan dan operasional SPPG ini dilaksanakan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Papua Barat, yang telah melengkapi seluruh dokumen legalitas, termasuk Akta Badan Usaha, SK Kementerian Hukum dan HAM, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).
Guna memastikan kesiapan operasional, Polda Papua Barat telah melakukan serangkaian kegiatan persiapan, seperti perencanaan tata letak bangunan, survei kebutuhan alat dapur, serta perekrutan tenaga kerja melalui tahapan tes kesehatan dan psikologi. Selain itu, pembangunan turut diawasi oleh tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri serta didampingi oleh Kapolda Papua Barat dan Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat dalam beberapa kali kunjungan.
Secara nasional, hingga Juli 2025, sudah terdapat 21 unit SPPG yang beroperasi di bawah Mabes Polri dan Polda jajaran. Dalam waktu dekat, 32 unit tambahan direncanakan segera beroperasi, termasuk 1 unit milik Polda Papua Barat yang saat ini dalam tahap akhir pembangunan. Dari total target 298 unit SPPG yang direncanakan oleh Polri, sebanyak 74 unit telah atau akan segera beroperasi, dan 104 unit lainnya telah dijadwalkan untuk dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Kehadiran SPPG menjadi wujud kontribusi konkret institusi Polri dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan generasi masa depan, sejalan dengan misi strategis pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari dedikasi Polri terhadap masyarakat Papua. “Polda Papua Barat berkomitmen penuh dalam mewujudkan program nasional Makanan Bergizi Gratis ini melalui pembentukan SPPG. Kami berharap dengan hadirnya layanan ini, anak-anak di wilayah Papua Barat bisa tumbuh lebih sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Ini bukan sekadar program bantuan pangan, tetapi bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi masa depan generasi bangsa.”
Dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi, Polda Papua Barat siap menjadikan SPPG sebagai sarana pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah Papua Barat. (red/rls)
