MANOKWARI, PinFunPapua.com — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara resmi membuka Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Papua Barat, yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pameran yang berlangsung selama dua hari, 11–12 Agustus 2025, ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Papua Barat. Acara pembukaan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat dan sejumlah pejabat daerah. Berbagai produk dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, makanan dan minuman, hingga layanan publik seperti pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan (Dukcapil), izin usaha dan hak cipta, serta layanan pajak.
Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pameran UMKM merupakan strategi vital dalam mempromosikan produk lokal. Melalui ajang ini, pelaku UMKM memiliki peluang untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring bisnis, serta menguji respons pasar secara langsung.

“Saya mengajak kita semua untuk menggunakan dan mengonsumsi produk-produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar daerah. Sudah saatnya produk UMKM lokal bangkit dan menjadi tuan di rumah sendiri,” ujarnya.
Menurut Dominggus, pameran ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pelaku UMKM dalam tiga aspek penting:
- Perizinan — memastikan usaha beroperasi secara legal sesuai regulasi yang berlaku.
- Pengemasan — melindungi produk, memberikan informasi yang jelas, dan menarik minat konsumen.
- Penjualan — menentukan strategi target pasar, harga, distribusi, dan promosi yang tepat.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong kemitraan antara usaha kecil dan usaha besar dengan prinsip saling menguntungkan, saling percaya, dan saling menghargai.
“Kita perlu memfasilitasi kemitraan yang sehat agar UMKM dapat terus bertumbuh, naik kelas, dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” kata Dominggus.
Pameran UMKM yang berlangsung hingga 12 Agustus 2025 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Papua Barat, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik maupun nasional. (Janu)
