JAYAPURA, PinFunPapua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan gempa bumi berkekuatan 6,4 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, pada Selasa (12/8/2025), tidak berdampak terhadap operasional penyaluran energi di wilayah Papua.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, pusat gempa berjarak sekitar 310 kilometer dari Integrated Terminal (IT) Jayapura. Dengan jarak tersebut, sarana dan fasilitas operasional perusahaan tetap aman.
“Memang benar kemarin terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 magnitudo di Kabupaten Sarmi. Namun, berhubung jaraknya cukup jauh dari IT Jayapura, tidak ada dampak terhadap infrastruktur operasional kami,” kata Ispiani di Jayapura, Rabu (13/8/2025).
Ia menegaskan, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) di Papua berjalan normal. “Secara umum dalam kondisi aman, dan penyaluran pun tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Papua dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, perusahaan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi terkait gempa bumi dan potensi peringatan dini tsunami, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“Apabila masyarakat membutuhkan informasi layanan produk atau mengalami kendala di lapangan, dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center 135,” tutup Ispiani. (red/rls)
