Komandan Korem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., memberikan pengarahan kepada 470 prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 808/Mbaham Matta dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (14/8/2025) FOTO : RISMAN BAUW
FAKFAK, PinFunPapua.com – Komandan Korem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., memberikan pengarahan kepada 470 prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 808/Mbaham Matta dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (14/8/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Olahraga KONI Fakfak dan turut dihadiri Danyonif TP 808/MM, Mayor Inf Ahmad Nasudin, M.Tr (Han), bersama jajaran perwira.
Acara dibuka dengan yel-yel penuh semangat dari seluruh prajurit Yonif TP 808/MM yang menggema di dalam gedung, menunjukkan moril tinggi pasukan yang dikenal dengan sebutan Prajurit Mbaham Matta.
Dalam arahannya, Kolonel Irwan menegaskan bahwa Yonif TP 808/MM merupakan satuan teritorial yang dibentuk untuk mendukung pembangunan daerah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak. “Yonif TP 808/MM dibentuk untuk membantu pemerintah membangun wilayah dan melaksanakan tugas-tugas teritorial di jajaran Korem 182/Jazira Onim. Ini adalah misi penting yang membutuhkan loyalitas dan dedikasi penuh,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga jati diri sebagai tentara rakyat, disiplin dalam melaksanakan perintah, serta memegang teguh kehormatan satuan. “Sebagai prajurit sejati, jangan lupakan jati diri kalian. Jika mendapat perintah, jawab dengan ‘siap’ dan laksanakan tanpa ragu. Loyalitas kepada komando atas adalah harga mati,” tegasnya.
Selain menekankan aspek militer, Danrem 182/JO juga berpesan agar prajurit mengutamakan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga kekompakan, dan aktif menjalin komunikasi sosial dengan masyarakat, termasuk tokoh adat dan tokoh agama di wilayah penugasan. “Pahami situasi dan kondisi wilayah tempat kalian bertugas. Keberhasilan misi tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga dari bagaimana kalian membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan masyarakat,” pungkasnya. (Risman)
