MANOKWARI, PinFunPapua.com — Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa peluncuran Identitas Kependudukan Digital Orang Asli Papua (IKD-OAP) merupakan capaian strategis yang tidak hanya penting bagi Papua Barat, tetapi juga bagi pembangunan administrasi kependudukan nasional.
Menurut Teguh, peluncuran IKD-OAP menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sistem identitas digital khusus OAP diimplementasikan di Tanah Papua. “Kenapa ini bersejarah? Karena untuk pertama kali IKD-OAP ada, dan pertama pula di Tanah Papua. Ini baru kali ini kita launching, dan mudah-mudahan bisa menjadi role model bagi provinsi lainnya di Tanah Papua,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Papua Barat memiliki posisi khusus dalam sistem administrasi kependudukan Indonesia. Dengan karakter wilayah yang luas, keberagaman budaya, serta tantangan geografis yang kompleks, Papua Barat membutuhkan pendekatan pelayanan publik yang inovatif, adaptif, dan inklusif. Kehadiran IKD-OAP, katanya, menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Teguh memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, jajaran Dinas Dukcapil di seluruh tingkatan, para tokoh adat dan agama, serta semua pihak yang berkontribusi dalam terwujudnya peluncuran sistem identitas digital tersebut.
Ia menegaskan bahwa komitmen Papua Barat membuktikan bahwa transformasi digital bukan hanya milik wilayah perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan. “Digitalisasi bukan hanya milik kota besar, tetapi milik seluruh penduduk, termasuk masyarakat di pulau-pulau dan wilayah khusus seperti Papua Barat,” kata Teguh.
Dengan peluncuran IKD-OAP, pemerintah pusat berharap Papua Barat dapat menjadi contoh nasional dalam penerapan layanan administrasi kependudukan berbasis digital yang berpihak pada masyarakat adat dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. (red)
