FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han, mengajak seluruh prajurit Korem 182/JO untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai landasan pembentukan karakter prajurit yang prima dalam menyongsong Indonesia Maju.
Ajakan tersebut disampaikan Danrem saat memberikan sambutan pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (23/1/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Guna Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasrem 182/JO Letkol Inf Eko Handono, para Perwira, Bintara, Tamtama, serta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 182.
Dalam sambutannya, Kolonel Irwan Budiana menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya melalui pelaksanaan ibadah salat.
Danrem menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki empat sifat utama yang patut diteladani, yakni Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas). Keempat sifat tersebut dinilai sangat relevan untuk membentuk karakter prajurit TNI yang profesional dan berintegritas.
“Apabila empat sifat Rasulullah SAW ini dapat kita tanamkan dalam diri prajurit dan keluarga besar Korem 182/Jazira Onim, maka akan terbentuk prajurit Patriot Pembela Rakyat yang berakhlak mulia, profesional, serta bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kolonel Irwan Budiana.
Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Rasulullah SAW berupa kewajiban salat lima waktu. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga dan menegakkan salat sebagai fondasi utama pembentukan akhlakul karimah, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW. Tausiah disampaikan oleh Ustad Drs. H. Jumroni, M.M., yang menekankan pentingnya salat sebagai tiang agama, tanggung jawab kepemimpinan dalam membina keimanan, serta nilai kejujuran dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.
Ustad Jumroni juga mengingatkan bahwa setiap amanah dan bentuk kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, sehingga nilai-nilai religius harus senantiasa dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di lingkungan Korem 182/Jazira Onim ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Jumroni, sebagai wujud harapan agar Indonesia semakin maju serta seluruh prajurit dan keluarga besar Korem 182/JO senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan pengabdian.(Risman Bauw)
