FAKFAK,PinFunPapua.com – Tanggal 1 Mei menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Papua, sebagai penanda integrasi (kembalinya) wilayah Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semangat nasionalisme tersebut terus digaungkan oleh generasi muda Papua. Salah satunya disampaikan oleh pemuda asal Fakfak, Yance Andrisal, yang menegaskan komitmen kuat terhadap keutuhan bangsa.
“ 1 Mei 1963 adalah momen kembalinya Irian Barat ke NKRI, bukan bergabung. Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI, dan NKRI adalah harga mati. Komitmen ini telah mendarah daging dalam diri kami sebagai wujud kecintaan kepada Ibu Pertiwi,” ujar Yance melalui pesan WhatsApp, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan serta menolak segala bentuk upaya yang dapat memecah belah bangsa.
Selain itu, Yance juga menyoroti pentingnya sinergi antara semangat kebangsaan dan pembangunan daerah. Ia menyatakan dukungan terhadap program investasi yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, investasi yang sehat dan terarah dapat membuka lapangan kerja baru, sekaligus mendorong pemberdayaan potensi lokal serta mempercepat pembangunan infrastruktur, baik di wilayah pesisir maupun pelosok daerah.
“Generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan. Kami siap mendukung pembangunan demi Fakfak yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Momentum 1 Mei, lanjutnya, tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga refleksi bersama untuk terus menjaga kedaulatan negara seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, diharapkan Fakfak dapat terus berkembang menjadi daerah yang adil, makmur, dan sejahtera dalam bingkai NKRI. (Risman Bauw).
