MANOKWARI,PinFunPapua.com – Ketua Umum Kaesang Pangarep melantik jajaran Badan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Papua Barat di bawah kepemimpinan Andy Salabai di Manokwari, Senin (4/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi PSI dalam memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus mempersiapkan kekuatan politik menghadapi Pemilu 2029.
Kegiatan pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan dihadiri kader serta simpatisan PSI dari berbagai daerah di Papua Barat. Kehadiran Kaesang di Manokwari disambut antusias para kader yang menilai kunjungan tersebut menjadi suntikan semangat baru bagi penguatan partai di Tanah Papua.
Dalam sambutannya, Kaesang menegaskan PSI menargetkan kemenangan besar pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta seluruh kader dan pengurus partai di Papua Barat segera memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah agar mesin partai dapat bekerja secara maksimal dan terorganisir.
“Siap menang 2029. Struktur partai harus diperbaiki, dirapikan, dan dievaluasi. Semua kader harus bergerak bersama membangun partai ini dari bawah,” ujar Kaesang di hadapan pengurus DPW, DPD, kader, dan simpatisan PSI Papua Barat.
Menurut Kaesang, kemenangan partai politik tidak cukup hanya mengandalkan figur atau popularitas semata, tetapi harus dibangun melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta konsolidasi organisasi yang kuat hingga ke tingkat akar rumput. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus PSI di Papua Barat aktif turun ke masyarakat untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi warga.
Ia mengatakan PSI harus menjadi partai yang mampu hadir di tengah masyarakat, terutama generasi muda yang selama ini membutuhkan ruang politik yang lebih terbuka dan inklusif. Kaesang juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga soliditas internal partai dan menghindari konflik yang dapat menghambat perkembangan organisasi.
“Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tulus. Jangan hanya hadir saat momentum politik, tetapi terus hadir bersama masyarakat dalam setiap persoalan yang mereka hadapi. Kalau kita ingin besar, maka kita harus bekerja nyata,” katanya.
Selain berbicara mengenai penguatan struktur partai, Kaesang juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Papua. Ia meminta seluruh kader PSI Papua Barat ikut mengawal program-program pembangunan pemerintah agar tetap berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut dia, Papua memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional sehingga perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur harus terus diperkuat. Ia menilai pembangunan jalan, jembatan, transportasi, hingga akses pelayanan dasar menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua.
“Infrastruktur harus dilanjutkan, khususnya di wilayah Papua. Papua itu dua jam lebih cepat dari Jakarta, karena itu pembangunan harus dimulai dari Papua. Kita percayakan kepada presiden untuk melanjutkan program-program pembangunan yang sudah berjalan,” ujarnya.
Kaesang berharap proyek pembangunan strategis, termasuk jalan Trans Papua, dapat terus dilanjutkan hingga tuntas sehingga konektivitas antarwilayah di Papua semakin baik. Menurut dia, pembangunan infrastruktur tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.

Ia meminta seluruh kader PSI di Papua Barat ikut mengawasi dan mengawal program pembangunan agar berjalan sesuai harapan masyarakat. Dengan pengawasan yang baik, kata dia, pembangunan di Papua dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kalau bisa, Trans Papua harus tuntas semua. Infrastruktur di Papua tidak boleh berhenti karena itu menyangkut masa depan masyarakat Papua,” katanya.
Kaesang juga meminta Ketua DPW PSI Papua Barat Andy Salabai bersama seluruh pengurus segera merampungkan pembentukan struktur partai di tingkat kabupaten, distrik, hingga kampung. Langkah tersebut dinilai penting agar PSI memiliki jaringan politik yang kuat dan mampu memperluas basis dukungan masyarakat di Papua Barat.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Papua Barat Andy Salabai menyatakan kesiapan seluruh kader untuk membesarkan PSI di Papua Barat. Menurut dia, kerja partai tidak boleh hanya dilakukan menjelang momentum politik, tetapi harus berjalan secara terus-menerus melalui konsolidasi dan pendekatan kepada masyarakat.
“Tahun ini kami fokus membangun konsolidasi di tingkat kabupaten/kota, distrik, maupun kampung-kampung. Prinsipnya, kami berkomitmen mengibarkan sayap dan membesarkan PSI di Papua Barat. Kita siap memenangkan PSI pada 2029,” kata Andy.
Andy mengatakan PSI Papua Barat menargetkan kader partai dapat tampil sebagai kekuatan politik baru di Papua Barat, baik pada level legislatif maupun kepala daerah. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh kader bekerja secara maksimal dan menjaga soliditas partai.
“Dari tujuh kabupaten di Papua Barat, kami berharap ada tiga atau empat daerah yang nantinya dipimpin kader PSI, baik sebagai kepala daerah maupun anggota DPR provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.
Menurut Andy, antusiasme masyarakat Papua Barat terhadap PSI cukup tinggi. Hal itu terlihat dari semakin banyak masyarakat, khususnya anak muda, yang mulai tertarik bergabung dan mendukung PSI sebagai partai politik yang membawa semangat pembaruan.
Ia juga menyinggung bergabungnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke PSI yang dinilai memberikan energi baru bagi partai, termasuk di Papua Barat. Kehadiran tokoh nasional tersebut, kata dia, semakin meningkatkan optimisme kader dalam membangun kekuatan politik PSI di daerah.
“Kita harus jemput bola dan terus konsolidasi dengan masyarakat. Semangat masyarakat Papua Barat terhadap PSI cukup tinggi. Karena itu kader harus terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat,” katanya.
Andy berharap seluruh kader dan simpatisan PSI mulai dari tingkat kabupaten, distrik, hingga kampung dapat bekerja lebih maksimal dalam membesarkan partai. Ia menegaskan konsolidasi internal dan kerja nyata di masyarakat menjadi kunci utama PSI untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Pelantikan pengurus DPW PSI Papua Barat tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya konsolidasi besar PSI di Papua Barat. Dengan kepengurusan baru dan dukungan kader di berbagai daerah, PSI optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan politik baru di Papua Barat dalam beberapa tahun mendatang. (Dhy)
