MANOKWARI, PinFunPapua.com — Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Papua Barat, Sroyer Elisa, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, atas komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor migas serta pembangunan pabrik pakan ternak.
Menurut Elisa, peran pemerintah provinsi dalam mengembangkan sektor minyak dan gas (migas) telah memberikan kontribusi signifikan sekitar 98.4% terhadap pertumbuhan ekonomi Papua Barat. Ia menilai, capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menarik minat investasi ke daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Papua Barat menunjukkan tren positif, dan sektor migas masih menjadi penopang utama. Ini patut kita apresiasi karena memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah,” ujar Elisa.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya diversifikasi sektor ekonomi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dinilai tepat adalah pembangunan pabrik pakan ternak di wilayah Dataran Prafi.
“Elisa menilai pembangunan pabrik pakan ternak merupakan terobosan penting karena tidak hanya memperkuat sektor peternakan, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, mulai dari petani jagung, nelayan, hingga pelaku usaha kecil lainnya,” katanya.
Ia menjelaskan, keberadaan pabrik tersebut akan menciptakan rantai pasok yang melibatkan berbagai sektor, seperti pertanian untuk penyediaan bahan baku jagung dan kedelai, serta perikanan untuk pemanfaatan limbah ikan sebagai bahan campuran pakan.
“Ini akan menjadi ekosistem ekonomi baru. Petani, peternak, dan nelayan bisa terlibat langsung. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.
Lebih lanjut, APINDO Papua Barat menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah melalui skema kerja sama, termasuk penyediaan bahan baku untuk mendukung operasional pabrik pakan ternak tersebut.
Elisa juga menegaskan bahwa APINDO akan mendorong keterlibatan pengusaha lokal agar dapat berperan aktif dalam rantai distribusi dan produksi, sehingga potensi ekonomi Papua Barat tidak hanya dinikmati oleh pihak luar.
“Kami ingin memastikan bahwa pengusaha asli Papua dan pelaku usaha lokal menjadi bagian dari pertumbuhan ini. APINDO adalah rumah besar bagi pengusaha, dan kami siap mengawal iklim investasi yang sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui rapat kerja yang akan digelar dalam waktu dekat, APINDO Papua Barat akan merumuskan strategi konkret untuk memperkuat sektor-sektor unggulan lain seperti perikanan, pariwisata, dan perkebunan.
“Kalau semua sektor ini digerakkan secara optimal, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan secara langsung berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Papua Barat,” pungkas Elisa. (JN)
