Kepala Distrik Tomage, Rudi Paus Paus Melakukan Monitoring dan Evaluasi di Sejumlah Sekolah Yang Berada di Wilayahnya, (Foto/Dok: Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepala Distrik Tomage, Rudi Paus Paus, S.Sos., M.Si., meminta Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Distrik Tomage yang dinilai memerlukan penanganan mendesak.
Permintaan tersebut disampaikan usai dirinya melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah sekolah selama triwulan pertama pada 6 Mei 2026. Dari hasil pemantauan itu, ditemukan berbagai kerusakan fasilitas sekolah yang membutuhkan rehabilitasi, baik ringan maupun berat, Sabtu (16/5/2026).
Beberapa sekolah yang dikunjungi di antaranya SD Inpres 1 Bomberay, SD Inpres 7 Bomberay, SD Inpres 2 Bomberay, SMP Negeri 3 Kokas di Tomage, serta SMK Negeri 2 Fakfak yang berada di wilayah Distrik Tomage.
“Pada umumnya sekolah-sekolah tersebut memiliki persoalan yang sama, termaksud sekolah- sekolah yang ada di pesisir pantai yang ada di wilayah Tomage, yaitu terkait sarana dan prasarana pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian,” ujar Rudi.

Ia menilai kondisi fasilitas yang kurang memadai dapat mempengaruhi kenyamanan proses belajar mengajar sekaligus kualitas pendidikan para siswa. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dalam hal ini dinas pendidikan, segera mengambil langkah nyata guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayahnya.
Menurut Rudi, perhatian terhadap dunia pendidikan juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Fakfak dalam mewujudkan program “Fakfak Cerdas”.
“Bagaimana siswa-siswi bisa menjadi cerdas kalau fasilitas pendidikannya tidak memadai. Untuk itu saya berharap instansi terkait dapat membantu menyelesaikan persoalan sarpras ini agar proses pendidikan berjalan lebih baik dan nyaman bagi para siswa,” katanya.
Selain itu, Rudi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi hal penting bagi masa depan Distrik Tomage yang diproyeksikan sebagai kawasan industri. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan yang berkualitas.

“Ke depan Tomage akan berkembang sebagai wilayah industri, sehingga membutuhkan pendidikan yang baik. Saya berharap Dinas Pendidikan dapat memberikan perhatian khusus untuk membantu penyelesaian sarana dan prasarana pendidikan di wilayah kami,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa kualitas pendidikan yang baik akan melahirkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. (Risman Bauw).
