FAKFAK,PinFunPapua.com – Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian K. Tehuteru, melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Fakfak sejak 29 hingga 31 Mei 2026. Kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada peninjauan satuan teritorial, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat langsung potensi wisata, budaya, sejarah, serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah pesisir Fakfak.
Dalam rangkaian kunjungan itu, Pangdam didampingi Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Ny. Mevy Christian Tehuteru, Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., serta rombongan.
Agenda diawali dengan menikmati pesona alam Distrik Karas, meliputi Toran Beach, Air Kiti-Kiti, hingga panorama matahari terbenam di Tubir Seram. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Distrik Kokas untuk meninjau Koramil Kokas sekaligus memastikan kesiapan operasional satuan di wilayah tersebut.
Selain meninjau fasilitas militer, Pangdam juga mengunjungi sejumlah situs bersejarah, di antaranya Goa Jepang di Kokas yang menjadi saksi Perang Dunia II, serta Masjid Tua Patimburak yang dikenal sebagai simbol toleransi dan salah satu peninggalan sejarah Islam tertua di Tanah Papua.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam dan rombongan turut menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di Kampung Patimburak dan Kampung Ugar. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial TNI sekaligus upaya mempererat hubungan emosional dengan masyarakat pesisir.
Kunjungan berlanjut ke Tapurarang, situs purbakala yang terkenal dengan lukisan cap tangan manusia berwarna merah di tebing-tebing pesisir Selat Kokas. Rombongan kemudian menuju Kampung Ugar dan menikmati keindahan Pantai Pulau Ugar yang eksotis, disambut hangat oleh masyarakat melalui pertunjukan Tari Sawat, tarian tradisional khas Fakfak.
Antusiasme masyarakat dalam menyambut kunjungan Pangdam mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan warga. Kehangatan tersebut, menurut Pangdam, menjadi kesan mendalam selama berada di wilayah Kokas.
“Sejak pertama kali tiba hingga berada di tempat ini, saya merasakan semangat kebersamaan, keramahan, dan persatuan yang sangat kuat dari seluruh masyarakat. Hal tersebut memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya dan rombongan,” ujar Mayjen TNI Christian K. Tehuteru saat bertatap muka dengan warga Kampung Ugar.
Pangdam juga mengapresiasi masyarakat yang masih menjaga adat istiadat dan budaya warisan leluhur. Menurutnya, nilai-nilai budaya tersebut merupakan identitas yang harus terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia mengaku terpesona dengan keindahan alam yang dimiliki wilayah Kokas dan sekitarnya, mulai dari gugusan pulau-pulau kecil, pantai yang bersih, hingga panorama alam yang memukau. Potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan promosi daerah, Pangdam berencana mendokumentasikan keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat melalui foto dan video agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Selain sektor pariwisata, Pangdam menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini agar mampu bersaing dan memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di daerah perkotaan.
Mengakhiri kunjungannya, Pangdam mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Fakfak.
“Keindahan alam adalah anugerah, tetapi persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan yang menjaga anugerah itu tetap lestari. Ketika budaya dijaga dan pendidikan diperkuat, masa depan daerah akan tumbuh lebih cerah.”( Risman Bauw).
