FAKFAK,PinFunPapua.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Fakfak mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa, Senin (1/6/2026).
Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Fakfak, Siti Hajar Uswanas, saat diwawancarai PinFunPapua.com di Fakfak.
Siti Hajar menegaskan bahwa PDI Perjuangan terus membumikan nilai-nilai Pancasila melalui perjuangan hak-hak perempuan yang berfokus pada perlindungan, kesetaraan, dan pemberdayaan. Berlandaskan Sila Kelima, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, perempuan harus memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan dari kekerasan, serta kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan.
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting sebagai agen perdamaian dan pelopor kemajuan bangsa. Karena itu, partai terus mendorong keterwakilan perempuan di ruang publik dan politik, sekaligus memberikan ruang bagi lahirnya figur-figur perempuan inspiratif yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat.
Selain itu, upaya perlindungan sosial juga menjadi perhatian utama dengan menjadikan keluarga sebagai pilar penanaman nilai-nilai Pancasila serta menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Dalam memperkuat ketahanan keluarga, PDI Perjuangan turut menginisiasi berbagai gerakan pemberdayaan, seperti program Merawat Pertiwi, yang bertujuan mendukung ekonomi keluarga, menjaga kelestarian lingkungan, dan mewujudkan kemandirian pangan serta gizi masyarakat.
Siti Hajar menambahkan, di tingkat internasional, kepemimpinan perempuan PDI Perjuangan juga terus menggaungkan semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila sebagai instrumen penting dalam menciptakan stabilitas, persatuan, dan perdamaian dunia.
“Perempuan berdaya, Pancasila jaya, Marhaenisme hidup dalam karya nyata. Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama perubahan dan kemajuan bangsa,” tegasnya.
Ia berharap momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi seluruh perempuan Indonesia untuk terus berkarya, menjaga persatuan, serta menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi cahaya yang menuntun langkah bangsa. Ketika perempuan diberdayakan dan diberi ruang untuk berkarya, maka lahirlah generasi yang kuat, berkarakter, dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.” (Risman Bauw).
